Peta Jalan Kepemudaan Disusun
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Soleh (tengah). Foto: Istimewa
Jakarta: Peta jalan atau road map kepemudaan disusun. Peta ini dibuat untuk menyambut generasi emas Indonesia 2045. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Asrorun Ni’am Soleh, mengatakan road map disusun berdasarkan UU Kepemudaan.

"Road map kepemudaan disusun untuk merumuskan peta jalan pembangunan dan pelayanan kepemudaan," kata Asrorun, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 17 November 2018.

Peta jalan ini diharapkan bisa menjadi panduan pelayanan kepemudaan. Mulai dari tahap penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda. 


"Pembangunan kepemudaan dimulai dengan membangun pemuda yang berkarakter, beriman, kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Dengan terwujudnya pembangunan pemuda, maka terbangunlah sumber daya manusia, masyarakat, dan bangsa yang kuat," kata dia.

Mantan ketua Komisi Perlindungan Anai Indonesia (KPAI) ini menegaskan pembangunan pemuda bukan hanya menjadi tugas Kemenpora. Ini menjadi tugas bersama dari 13 Kementerian dan empat Lembaga.

Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Amar Ahmad, mengatakan peta jalan kepemudaan akan mengombinasikan beberapa desain besar yang sudah dibuat, baik oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda dan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda.

"Kemudian akan disinkronkan dengan RPJMN (rencana pembangunan jangka menengah nasional) 2020-2024, Dokumen Indeks Pembangunan Pemuda, serta Perpres Nomor 66 Tahun 2017 tentang Sinergi Koordinasi Lintas Pelayanan Kepemudaan," papar Amar.

Amar berharap peta jalan ini dapat merumuskan masalah pemuda. Dengan begitu, pemerintah dapat menyusun strategi pemecahan masalah sebagai daya dukung. Peta jalan juga digunakan untuk menyusun tim inti penggerak program kepemudaan.

Penyusunan peta jalan kepemudaan dilakukan pada 16-18 November 2018. Acara dihadiri Asisten Deputi di Lingkungan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda. Narasumber yang hadir, selain dari internal Kemenpora, antara lain dari perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik.






(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id