Gunung Anak Krakatau. Foto: Antara/Weli Ayu Rejeki.
Gunung Anak Krakatau. Foto: Antara/Weli Ayu Rejeki.

Tinggi Gunung Anak Krakatau Menyusut 228 Meter

Nasional Gunung Anak Krakatau Tsunami di Selat Sunda
Eko Nordiansyah • 29 Desember 2018 12:32
Jakarta: Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak beberapa hari lalu membuat gunung itu menyusut dari 338 meter menjadi 110 meter. Potensi terjadinya tsunami susulan sangat kecil.
 
Sekretaris Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Antonius Ratdomopurbo mengatakan, saat ini hanya terjadi letusan bertipe surtseyan (etusan gunung berapi yang terjadi di laut dangkal) yang dinilai tidak berbahaya.
 
"Letusan surtseyan di permukaan sehingga potensi sangat kecil untuk memicu tsunami," kata Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM, Antonius Ratdomopurbo di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Sabtu 29 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, letusan bertipe surtseyan di kawah Gunung Anak Krakatau berdekatan dengan permukaan laut sehingga magma yang keluar bersentuhan dengan air laut. Meskipun letusan menghasilkan abu tetapi tidak akan menyebabkan terjadinya tsunami.
 
Berdasarkan pengataman pada Jumat, 28 Desember, pukul 14.18 WIB, ketinggian Gunung Anak Krakatau mengalami penurunan dari diperkirakan 338 meter dari permukaan laut (mdpl), kini tinggal sekitar 110 mdpl.
 
"Dari Pos PGA Pasauran, posisi puncak Gunung Anak Krakatau lebih rendah dibandingkan Pulau Sertung yang menjadi latar belakangnya. Sebagai catatan, Pulau Sertung tingginya 182 meter sedangkan Pulau Panjang 132 meter," jelas dia.
 
Baca: Gunung Anak Krakatau Siaga Level III
 
Saat ini, lanjut Purbo, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tetap Level III (Siaga). Sehubungan dengan status tersebut, direkomendasikan kepada masyarakat untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 Km dari kawah.
 
"Menyiapkan masker untuk mengantisipasi jika terjadi hujan abu, masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang serta jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami," pungkasnya.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi