Penyebab Leukemia pada Anak Masih Misteri
Ilustrasi. (Foto: AFP/Inti Ocon)
Jakarta: Leukemia atau kanker yang meyerang jaringan pembentuk darah termasuk sumsum tulang cukup banyak menyerang anak-anak. Hingga kini penyebabnya pun masih misteri.

Konsultan Onkologi Anak Hardini Intan Mahdi mengatakan yang paling kentara tampak secara fisik dari penderita leukemia adalah kondisi wajah yang pucat dan cenderung terlihat semakin putih.

"Sampai saat ini leukemia tidak diketahui apa pemicunya. Kalau dibilang genetik, bukan. Faktor lingkungan juga bukan," ujarnya melalui sambungan telepon dalam Newsline Metro TV, Kamis, 19 Juli 2018.


Selain kulit yang tampak semakin memucat, gejala lain yang bisa menjadi indikasi seseorang terserang leukemia adanya bintik merah atau lebam di sejumlah bagian tubuh.

Kondisi perut yang semakin membesar karena adanya infiltrasi cairan ke hati dan limpa juga bisa menjadi tanda. 

"Dengan kondisi itu seharusnya sudah curiga itu bukan sakit biasa. Harus dibawa ke dokter spesialis untuk diperiksakan ke laboratorium," kata dia.

Menurut Hardini leukemia bisa menyerang siapa saja tak hanya anak-anak namun juga dewasa. Hanya saja jenisnya berbeda.

Pada anak-anak jenis leukemia yang sering menyerang adalah limfoblastik akut sementara pada dewasa lebih banyak mieloid akut. Pengobatannya pun bisa dilakukan dengan dua cara; kemoterapi dan suportif seperti pemberian antibiotik dan perawatan intensif di rumah sakit.

"70-80 persen peluangnya bisa sembuh jika diketahui sejak dini. Mengenali gejala lebih awal dapat menolong penderita lebih cepat," jelas dia.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id