Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Foto: Medcom.id/Dheri
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Foto: Medcom.id/Dheri

Banjir Bandang dan Longsor Mengancam Sulteng

Nasional gempa tsunami Gempa Donggala
Achmad Zulfikar Fazli • 26 Oktober 2018 20:03
Jakarta: Potensi banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi, Donggala, dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, semakin besar. Sebab, akhir tahun ini masuk musim penghujan.
 
"Ke depan kita menghadapi musim penghujan, otomatis ancamannya bertambah. Banjir bandang, longsor di Sulawesi Tengah semakin meningkat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.
 
Wilayah di Kabupaten Sigi yang terancam terkena longsor yakni Dolo, Dolo Barat, Dolo Selatan, Gumbasa, Kinovaro, Kulawi, Kuwali Selatan, Lindu, Marawola, Marowala Barat, Nokilalaki, Palolo, Papikoro, Sigibiromaru, Tanambulava. Kemudian, untuk wilayah Donggala yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Banawa, Banawa Selatan, Banawa Tengah, Labuan, Tanantovea, Sojol, Sojol Utara, dan Sirenja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Korban Tewas Bencana di Sulteng 2.081 Orang
 
Lalu, Dampelasojol, Pinembani, Riopakava, Sindue, Sindue Tobata, Sindue Tombusabora, dan Sirenja. Sedangkan di wilayah Palu ada Palu Utara, Tawael. Kemudian, Mantikulore, dan Ulujadi.
 
"Material tanah yang rapuh akibat hentakan gempa 7,4 (skala richter) jika ditimpa hujan deras mudah sekali longsor," ucap dia.
 
Longsor akan menyebabkan sejumlah jalan dan jalur air sungai tertimbun. Hal itu yang membuat banjir bandang akan melanda sejumlah wilayah tersebut. Dia mengingatkan curah hujan tertinggi akan terjadi di Desember.
 
"Sebelum gempa saja Sulawasi Tengah sudah beberapa kali banjir bandang," kata dia.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi