Arab Gunakan Badir Memoles Pebisnis Rintisan
Chief Executive Officer (CEO) Badir, Nawaf Al Sahhaf - Medcom.id/Wandi Yusuf.
Nusa Dua: Arab Saudi meluncurkan program inkubator bagi para calon pelaku bisnis rintisan. Program itu bernama Badir. Badir menjadi andalan negara petrodolar itu untuk mendukung perkembangan teknologi.

"Badir berhasil melakukan inkubasi kepada para calon bisnis rintisan melalui tiga visi, yakni masyarakat yang dinamis, ekonomi yang berkembang, dan negara yang ambisius," kata Chief Executive Officer (CEO) Badir, Nawaf Al Sahhaf, saat menjadi narasumber dalam rangkaian Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif (WCCE) di Bali Nusa Dua, Bali, Kamis, 8 November 2018.

Selama ini Badir mengakomodasi kebutuhan para pelaku dari sektor yang belum pernah tersentuh, terutama teknologi. Program yang sudah berjalan selama 10 tahun ini diikuti oleh delapan daerah di kerajaan Arab Saudi. Ia berharap penetrasinya akan semakin dalam seiring waktu.


Nawaf menjelaskan program Badir telah banyak membantu para calon pengusaha untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan dalam mengembangkan bisnis rintisan. Calon pengusaha itu diberi akses permodalan dan pengelolaan keuangan.

(Baca juga: Tiongkok Tawarkan Konsep Bioskop Kampung ke Indonesia)

Selama perjalananya, program Badir sudah menelurkan 380 bisnis rintisan dengan 2.000 pelaku. Program Badir telah menyumbangkan USD 560 juta dalam produk domestik bruto (PDB) Kerajaan Arab Saudi.

Ia mempersilakan Indonesia mencontoh cara kerja program ini. Program Badir, kata dia, menunjukkan pemerintah memegang peranan penting dalam menumbuhkan jiwa pengusaha di masyarakatnya. Program Badir memberikan regulasi yang efektif dan birokrasi yang tak berbelit bagi para calon pengusaha.

WCCE 2018 merupakan konferensi internasional pertama yang membahas mengenai ekonomi kreatif. Sebanyak dua ribu peserta hadir di acara ini. Mulai dari pemain ekonomi kreatif, regulator, akademisi, dan masyarakat sipil. Sebanyak empat isu utama sudah dibahas, antara lain kohesi sosial, regulasi, pemasaran, serta ekosistem dan pembiayaan industri kreatif.

(Baca juga: Pemerintah Siap Sokong Ekonomi Kreatif)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id