medcom.id, Jakarta: Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus pembunuh Putri Marisa Sakina,13, di Ciledug, Tangerang Selatan. Tapi, kuat dugaan, pembunuh Putri tak lain kakaknya sendiri, M. Rizki alias Buyung.
"Dugaan (M. Rizky), tapi kita tidak bisa menduga sebelum ada bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes M. Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2015).
Iqbal mengatakan, polisi masih menunggu hasil tes DNA dan tidak lagi menunggu bukti pengakuan. Dengan finalisasi itu, pihaknya baru bisa memastikan dugaan pembunuh Putri.
"Yang mengunci itu adalah scientific investigation ilmiah. DNA sperma sudah selesai, sekarang kita sedang menunggu DNA darah, tunggu saja. Masih finalisasi tentang hal ini," tutur dia.
Putri ditemukan tewas pada 7 Juni dengan posisi badan tertelungkup dan leher berlumuran darah. Saat ditemukan, anak perempuan 13 tahun itu masih mengenakan handuk. Saat kejadian, Putri hanya berdua dengan Buyung di rumah.
Buyung saat ini sudah sadar dan dapat berbicara. Ia dirawat di RS Polri Jakarta. Terakhir, Polisi terakhir kali melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap kakak Putri.
medcom.id, Jakarta: Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus pembunuh Putri Marisa Sakina,13, di Ciledug, Tangerang Selatan. Tapi, kuat dugaan, pembunuh Putri tak lain kakaknya sendiri, M. Rizki alias Buyung.
"Dugaan (M. Rizky), tapi kita tidak bisa menduga sebelum ada bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes M. Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2015).
Iqbal mengatakan, polisi masih menunggu hasil tes DNA dan tidak lagi menunggu bukti pengakuan. Dengan finalisasi itu, pihaknya baru bisa memastikan dugaan pembunuh Putri.
"Yang mengunci itu adalah scientific investigation ilmiah. DNA sperma sudah selesai, sekarang kita sedang menunggu DNA darah, tunggu saja. Masih finalisasi tentang hal ini," tutur dia.
Putri ditemukan tewas pada 7 Juni dengan posisi badan tertelungkup dan leher berlumuran darah. Saat ditemukan, anak perempuan 13 tahun itu masih mengenakan handuk. Saat kejadian, Putri hanya berdua dengan Buyung di rumah.
Buyung saat ini sudah sadar dan dapat berbicara. Ia dirawat di RS Polri Jakarta. Terakhir, Polisi terakhir kali melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap kakak Putri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)