Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto/Medcom.id/Yurike Budiman
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto/Medcom.id/Yurike Budiman

Pasien Positif Korona Mencapai 172 Orang

Nasional Virus Korona virus corona
Zaenal Arifin • 17 Maret 2020 17:14
Jakarta: Kasus pasien positif korona atau covid-19 menyentuh angka 172 orang pada Selasa, 17 Maret 2020. Ada penambahan dari 146 kasus pada 15 Maret 2020.
 
"Tanggal 15, Maret 2020 kita himpun data dari pagi sampai malam, ada penambahan kasus baru sebanyak 20 orang dari pemeriksaan spesimen Litbang. Dan ditambah 6 dari spesimen dari Unair. Sehingga total 172 kasus, di mana kasus meninggal tetap 5 orang," jelas juru bicara pemerintah untuk penanggulangan virus korona, Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Baca:Pasien Terjangkit Korona Jadi 96 Orang

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yurianto menyebut penambahan kasus didapat dari beberapa wilayah di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau. Namun, secara umum, kondisi mereka yang dirawat membaik.
 
"Kemudian beberapa pasien yang kami sudah laporkan di awal sudah ada 9 orang yang sembuh dan pulang," ujarnya.
 
Saat ini beberapa pasien menunggu hasil uji laboratorium. Hasil itu dibutuhkan untuk menyatakan mereka sembuh dari korona atau tidak.
 
"Karena pemeriksaan pertama yang dilaksanakan hari ini dan kemarin dinyatakan negatif, maka kita tinggal menunggu interval dua hari lagi untuk kita laksanakan pemeriksaan dan apabila ini negatif juga, maka akan bisa dipulangkan," kata dia.
 
Pasien Positif Korona Mencapai 172 Orang
Ilustrasi/Medcom.id
 
Yurianto meminta masyarakat tidak panik. Masyarakat lebih baik melakukan upaya preventif mencegah paparan korona.
 
Masyarakat tidak perlu berbondong-bondong memeriksakan kondisinya ke rumah sakit saat tidak mengalami keluhan apa pun. "Sebenarnya yang bisa kita lakukan sebelum kita melakukan pemeriksaan secara definitif, secara pasti, lakukan self isolation segera. Di rumah gunakan masker yang proper (layak)," kata Yurianto.
 
Selain itu, masyarakat perlu menerapkan jarak sosial atau social distance seperti arahan Presiden Joko Widodo. Jarak tersebut setidaknya sejauh satu meter.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif