Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Umat Muslim Indonesia Mampu Menekan Penyebaran Korona

Nasional Virus Korona virus corona
Fachri Audhia Hafiez • 21 Mei 2020 17:04
Jakarta: Umat muslim di Indonesia dianggap punya pengaruh besar menekan penyebaran virus korona (covid-19). Sebab populasinya mencapai 80 persen dari total penduduk Indonesia.
 
"Apabila muslim Indonesia merubah perilaku kesehatannya dengan protokol kesehatan yang disampaikan, itu adalah aset bangsa Indonesia yang besar sekali untuk memenangkan ini," kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam diskusi virtual Masjid Nursiah Daud Paloh (NDP) TV bertajuk 'Kemenangan Idulfitri Menuju Normal Baru di Masa Pandemi', Kamis, 21 Mei 2020.
 
Wiku meminta umat muslim harus bersatu melawan pandemi ini. Karena kondisi tersebut merupakan bagian dari kehidupan yang harus dihadapi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Habluminallah (hubungan manusia dengan Allah), hubungan sesama manusia (habluminannas), Hablum minal alam (hubungan dengan alam), kalau kita menyimbangkan itu kita memahami kebesaran Allah harusnya kita bisa menghadapi covid-19 ini," ujar Wiku.
 
Umat Muslim Indonesia Mampu Menekan Penyebaran Korona
Grafis/Medcom.id.
 
Menurut dia, Indonesia punya potensi terbebas dari korona jika semua pihak menyeragamkan protokol kesehatan. Dalam penerapannya, masyarakat diimbau mengikuti jargon 4 sehat 5 sempurna.
 
Baca:Pasien Korona Bertambah 973 Orang Hari Ini
 
Jargon itu terdiri dari, memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan. Dilanjutkan satu paket yang terdiri dari olahraga, istirahat yang cukup dan tidak panik. Ditambah lima sempurna yakni makan makanan bergizi.
 
"Sebentar lagi menghadapi Idulfitri dan kita bulatkan seluruh kemampuan bangsa. Mari kita tunjukan kemenangan untuk menghadapi musuh covid-19," ucap Wiku.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif