Seorang anak bermain di atas gerobak di kawasan Karet, DKI Jakarta. Antara/Puspa Perwitasari
Seorang anak bermain di atas gerobak di kawasan Karet, DKI Jakarta. Antara/Puspa Perwitasari

Survei: Fakir Miskin dan Orang Terlantar Belum Benar-benar Terurus

Nasional kemiskinan hut ri media group
Candra Yuri Nuralam • 11 Agustus 2020 12:52
Jakarta: News Research Center (NRC) Media Grup News membeberkan hasil jajak pendapat jelang Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Masyarakat menilai pemerintah kurang baik dalam mengurus fakir miskin dan orang terlantar.
 
"Sebanyak 32,01 persen responden menyebut implementasi fakir miskin dan orang terlantar dipelihara negara menyebut kurang baik," kata Kepala Litbang NRC Irwansyah melalui pernyataan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa, 11 Agustus 2020.
 
Irwansyah mengatakan 20,98 persen responden menyebut penanganan fakir miskin dan orang terlantar biasa saja. Lalu, 17 persen responden pelaksanaan amanat Pasal 34 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 sudah cukup baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, 11,03 persen responden menyebut penanganannya masih tidak baik. Disusul 10,13 persen responden menyebut penanganannya sudah baik.
 
"Lalu, ada 7,41 persen responden menyebut penanganannya sangat tidak baik, dan 1,45 persen menyebut penanganannya sangat baik," ujar Irwansyah.
 
Riset NRC Media Group News juga menyebut masyarakat menilai implementasi penggunaan kekayaan untuk kemakmuran rakyat juga masih kurang baik. Tercatat24,05 persen menyebut pemanfaatan kekayaan negara untuk rakyat kurang baik.
 
"Sebanyak 19,71 persen menyebut cukup baik, 18,63 persen menyebut biasa saja, 15,47 persen menyebut baik," tutur Irwansyah.
 
Lalu, ada 10,67 persen responden yang menyebut implementasi kekayaan digunakan untuk kemakmuran rakyat tidak baik. Disusul 9,58 persen responden menyebut sangat tidak baik dan 1,99 persen sangat baik.
 
Litbang NRC Media Grup News menggunakan metodologi survei melalui web untuk melakukan penelitian ini. Survei dilakukan menggunakan metode nonprobabilitas sampling. Survei dilakukan selama 24 Juli 2020 sampai 6 Agustus 2020.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif