Melestarikan Permainan Tradisional Melalui #JamMainKita

Kautsar Widya Prabowo 25 Maret 2018 11:56 WIB
pendidikan anak
Melestarikan Permainan Tradisional Melalui #JamMainKita
Menteri Sosial Idrus Marham (tengah) mengkampanyekan permainan tradisional. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Jakarta: Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) bersama PT Jhonson & Jhonson Indonesia menggelar festival arena permainan tradisional bertajuk #JamMainKita untuk meningkatkan kualitas anak Indonesia. Hal itu terkait dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk kembali melestarikan permainan tradisional.

Kementerian Sosial Republik Indonesia menyampaikan permainan tradisonal harus menjadi budaya, bukan hanya pemikiran saja. Selain itu, permainan tradisional harus mendapatkan hak cipta mapun hak paten agar tidak senasib dengan kasus batik yang sempat direbut negara lain.

"Ini merupakan atas arahan Presiden sesuai Nawacita ke delapan yang telah beliau bangun. Permainan tradisonal membuat anak tidak individualistik," kata Menteri Sosial Idrus Marham di Silang Monas, Minggu, 25 Maret 2018. 


Menurut dia, permainan tradisional dapat meningkatkan kreativitas serta kesetiakawanan sosial pada anak Indonesia. Dengan begitu, mereka dapat mencintai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Sementara itu, LPAI menyadari Indonesia kaya akan permaninan tradisional, tetapi hampir terlupakan. Generasi muda pun diharapkan kembali memopulerkan permainan tradisional.

"Banyak permainan tradisional yang perlu memperkenalkan dan memopulerkan kembali permainan tersebut yang menjadi kekayaan bangsa kita," ujar Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi. 

Kampanye #JamMainKita hari ini menghadirkan permainan seperti englek, gobak sodor, kelereng, bentengan, dan lompat karet. Acara tersebut dibuka secara simbolis pada pukul 08.00 WIB oleh Idrus Marham. 



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id