Ketua Pelaksana Satgas 115 Ahmad Sentosa melihat kapal ikan buronan interpol yang berhasil diamankan TNI AL di Makolantamal I Belawan Medan, Sumatera Utara, Senin (25/4/2016) -- ANT/Septianda Perdana
Ketua Pelaksana Satgas 115 Ahmad Sentosa melihat kapal ikan buronan interpol yang berhasil diamankan TNI AL di Makolantamal I Belawan Medan, Sumatera Utara, Senin (25/4/2016) -- ANT/Septianda Perdana

Tenggelamkan 176 Kapal, Jokowi Puji Kinerja Satgas 115

Nasional kelautan dan perikanan
Desi Angriani • 29 Juni 2016 14:31
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja satuan tugas (Satgas) 115 dalam memberantas penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) di Tanah Air. Sedikitnya 176 kapal asing pencuri ikan sudah ditenggelamkan.
 
"Saya ingin memberikan penghargaan yang tinggi atas prestasi yang telah dicapai satgas 115 dalam menangkap kapal-kapal ilegal," kata Presiden dalam sambutannya di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (29/6/2016).
 
Menurut Jokowi, prestasi Satgas 115 tak lepas dari kekompakan tim di lapangan. Sehingga, kapal pencuri ikan mulai tak bernyali menghampiri perairan Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prajurit atau di atasnya sedikit, bisik-bisik menyampaikan, `Pak kami sekarang bangga, bisa membusungkan dada karena kita ditakuti oleh mereka, oleh kapal-kapal asing`," ungkap Presiden.
 
Setelah nyali para pencuri ikan dibuat ciut Satgas 115, stok ikan di laut jadi meningkat. Peningkatan ini harus mampu dimanfaatkan untuk membangun industri perikanan.
 
"Ini juga bisa mendatangkan devisi bagi ekspor kita," tandasnya.
 
Tenggelamkan 176 Kapal, Jokowi Puji Kinerja Satgas 115
Dua unit kapal asing asal Malaysia diledakkan Satgas 115 di wilayah Perairan Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (5/4/2016) -- ANT/Zul
 
Satgas 115 dibentuk akhir 2015 dengan dikomandoi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Satgas ini melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI Angkatan Laut, Polri, Kejaksaan Agung, Badan Keamanan Laut, Satker Khusus Migas, PT Pertamina (Persero), dan institusi terkait.
 
Satgas Illegal Fishing ini bertugas untuk mengawasi kegiatan perikanan yang tidak dilaporkan (unreported fishing). Kewenangan Satgas 115, meliputi penentuan target operasi penegakan hukum, melakukan koordinasi dalam pengumpulan data dan informasi, membentuk dan memerintahkan unsur-unsur satgas untuk melakukan operasi penegakkan hukum, serta melaksanakan komando dan pengendalian.
 
Sementara itu, KKP akan memberikan penghargaan kepada seluruh unsur yang berhasil menangkap pencuri ikan, memberantas pencurian ikan, serta menjaga kedaulatan perairan Indonesia. Penghargaan akan diberikan kepada KRI M-354, KRI Sultan Paha Syaifuddin 376, KRI Teuku Umar 385, KRI Imam Bonjol 383, KAL Viper TNI AL, Pangkalan AL Ranei, KV OR K-03 KKP, KV Hiu 15, KV Hiu 13, KV Hiu Macan, KV Hiu 11, Tim Satgas 1 Penyidik Satgas 115, Tim 2 Satgas 115 Polair, KV Baladewa 8001 Polair, KM Belut Laut Bakamla, dan KM SInga Laut Bakamla.
 

(NIN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif