Begal Bermodus Tuduh Korban Lakukan Pelecehan Didor

Siti Yona Hukmana 11 Juli 2018 16:28 WIB
pembegalanbegal
Begal Bermodus Tuduh Korban Lakukan Pelecehan Didor
Pengendara sepeda motor. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap komplotan begal dengan modus menuduh korban melakukan pelecehan seksual. Dua dari tiga pelaku ditembak dalam proses penangkapan. 

Tiga tersangka berinisial AS, AA, dan K. Mereka diringkus Tim Subdit III Reserse Mobil Direktorat Kriminal Umum (Resmob Ditreskrimum) Polda Metro Jaya di Jalan DR Soetomo Raya, Karang Timur, Tangerang, Banten.

"Tiga orang tersangka ditangkap pada Selasa, 10 Juli 2018, sekira pukul 04.30 WIB," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta melalui keterangan tertulis, Rabu, 11 Juli 2018.


Menurut dia, kasus berawal ketika pelaku membegal Alif Jaka Taufik Ramadhan, pengendara Honda Vario berpelat B 4590 BCH, Senin, 9 Juli 2018. Saat itu, korban ingin pulang ke rumah setelah membeli pulsa. 

Dalam perjalanan, korban tiba-tiba dipepet sepeda motor yang dikendarai tersangka AS dan AA. "Saat dipepet, AS berteriak kepada korban,' Kamu anak komunitas Vario ya?' Korban menjawab, 'Bukan Bang'," ujar Nico. 

Tersangka memberhentikan motor korban. Mereka menuduh korban melecehkan Desi, temannya. Pelaku menyebut Desi mengaku mendapatkan pelecehan dari komunitas Vario.

Alif membantah tuduhan pelaku. Namun, AS dan AA memaksa Alif ikut menemui Desi dan pengurus rukun tetangga (RT) setempat guna memastikan kebenarannya. 

Di tengah perjalanan, Alif diturunkan di pinggir jalan. Pelaku juga memaksa meminta ponsel merek VIVO Y53 berwarna emas milik korban.

Baca: Polda Metro: Begal Dapatkan Senpi Rakitan dari Lampung

"Mengancam (korban) sambil mengatakan, 'Lo tunggu di sini ya. Jangan kabur. Kalau kabur, gua cari lo. Kalau ketemu, gua keroyok'," terang Nico.

Alif kemudian langsung melapor ke polisi. Laporan teregistrasi bernomor LP/3609/VII/2018/PMJ/Dit Reskrimum, Selasa, 10 Juli 2018.

Dua pelaku bersama K, penadah, kemudian ditangkap di kawasan Tangerang. AS dan K terpaksa ditembak di kaki kanan karena berupaya melarikan diri. 

Para pelaku dijerat dengan pasal 365 dan 480 KUHP. "Tersangka diduga kuat merupakan pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan atau pertolongan jahat," pungkas Nico.




(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id