Aktivis IMM Ditangkap Polisi
Kejahatan siber. Ilustrasi: Medcom.id/Rizal.
Jakarta: Andi Maghfuri, 24, aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Purworejo ditangkap polisi. Ia diduga melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Kaya Kombes Adi Deriyan mengatakan Andi masih diperiksa intensif. Adi juga belum menyimpulkan status hukumnya. 

"Ini kan masih proses pendalaman apakah ada wujud (pidana) atau tidak. Kalau tidak ya kita kembalikan, kalau ada kita akan proses penegakan hukum. Masih diminta keterangan," kata Adi saat dihubungi, Selasa, 12 Juni 2018.


Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Nasional Netizen Muhammadiyah Mustofa B Nahrawardaya menduga penangkapan berdasar akun Twitter Piyungan Cyber. Dalam akun itu tertulis Andi sebagai pemilik.

Baca: Alfian Tanjung Dieksekusi ke Lapas Sidoarjo

Versi Mustofa, akun itu mencatut nama Andi. Mustofa menduga pembuat akun tersebut adalah pemilik akun anonim atas nama @kakekdetektif. Akun itu sempat berdebat dengan Andi di Twitter.

"Setelah itu muncul web namanya Piyungan Cyber yang saya duga dibuat oleh @kakekdetektif ini. Isinya memfitnah banyak orang," kata Mustofa.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id