Todung Mulya Lubis (kiri) dan Adnan Buyung Nasution (kedua dari kanan) berdiskusi saat menjadi tim Pencari Fakta penahanan dua pimpinan KPK pada 2009. Foto: Usman Iskandar/MI
Todung Mulya Lubis (kiri) dan Adnan Buyung Nasution (kedua dari kanan) berdiskusi saat menjadi tim Pencari Fakta penahanan dua pimpinan KPK pada 2009. Foto: Usman Iskandar/MI

Saat Kritis, Buyung Tulis Pesan Agar YLBHI Terus Bela Orang Miskin

Wanda Indana • 23 September 2015 18:54
medcom.id, Jakarta: Sebelum wafat, advokat senior Adnan Buyung Nasution sempat menulis surat berisi pesan untuk pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI). Adnan Buyung menulis pesan itu sendiri di secarik kertas saat kondisinya kritis. 
 
Anggota Pembina Yayasan LBHI Todung Mulya Lubis mengatakan, pesan itu berisi agar anak-anak didiknya terus menjaga eksistensi YLBHI. Melalui pesan itu, Adnan ingin YLBHI terus memperjuangkan orang miskin yang buta hukum.
 
"Jagalah LBH/YLBHI, teruskan pemikiran dan perjuangan bagi si miskin dan tertindas," kata Todung membacakan pesan Adnan Buyung di Rumah Duka, Jalan Poncol Lestari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015).

Diungkapkan Todung, banyak kenangan saat bekerjasama dengan almarhum mengurus berbagai macam kasus, seperti membela HR Dharsono di kasus Tanjung Priok pada 1984. Adnan Buyung, kata Todung, konsisten membela orang miskin.
 
"Beliau masih sangat setia, optimistis dan komitmen ngomongin perjuangan bersama teman-teman," kata Todung.
 
Surat itu jadi pesan terakhir Adnan Buyung. Pukul 10.15 WIB, pengacara mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ini meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah. Almarhum akan dimakamkan besok di Pemakaman Tanah Kusir, Jakarta Selatan. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>