Jakarta: Swisse menghadirkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C di Indonesia. Suplemen ini memadukan ekstrak biji anggur dari Italia dan vitamin C untuk mendukung perlindungan kulit.
Peluncuran produk ini hadir di tengah tren perawatan kulit yang semakin diminati Milenial dan Gen Z, termasuk kebiasaan mencoba berbagai produk skincare untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Laporan Populix bertajuk Millennials & Gen Z Report: Local vs. Global Skincare Trends and Market Shifts mencatat 59 persen Milenial dan Gen Z membeli produk skincare setiap satu hingga tiga bulan. Produk yang paling banyak dibeli meliputi cleanser sebesar 63 persen, sunscreen 54 persen, moisturizer 51 persen, dan serum 33 persen.
Tingginya frekuensi pembelian tersebut menunjukkan besarnya perhatian konsumen muda terhadap perawatan kulit. Namun, selain memilih produk yang sesuai, perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) dan polusi serta pemenuhan nutrisi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Baca Juga :
Camilan Buah Jadi Tren Baru, Anggur Varian Paling Diminati
Swisse Soroti Perlindungan Kulit dari Dalam
Marketing Manager Swisse, Vincent Alvin Valerian, mengatakan konsumen tidak selalu membutuhkan lebih banyak produk untuk merawat kulit. Menurutnya, pemahaman terhadap kebutuhan kulit dan konsistensi perawatan juga perlu menjadi perhatian.
“Hal ini menunjukkan semangat merawat diri yang luar biasa, tetapi juga rasa frustrasi yang nyata. Konsumen tidak butuh lebih banyak produk, mereka butuh fondasi yang membuat produk yang sudah dimiliki bekerja lebih baik,” ujar Vincent.
Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C dikembangkan dengan menggabungkan ekstrak biji anggur yang mengandung antioksidan dan vitamin C. Vitamin tersebut berperan dalam pembentukan kolagen, sedangkan senyawa antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Dokter estetika tersertifikasi sekaligus kreator konten, dr. Michelle Song, turut menyoroti pentingnya perlindungan kulit dalam rutinitas perawatan sehari-hari.
“Kulit cerah dimulai dari kulit yang terlindungi. Radikal bebas bisa membuat kulit ‘terluka’ diam-diam setiap hari, jauh sebelum tandanya terlihat,” ujar Michelle.
Meski demikian, manfaat suplemen terhadap kondisi kulit dapat berbeda pada setiap orang. Konsumsi suplemen juga tidak menggantikan penggunaan skincare yang sesuai, perlindungan dari sinar matahari, maupun pola makan seimbang.
Baca Juga :
5 Sunscreen untuk Kulit Berjerawat, Bye Bye Takut Breakout!
Biji Anggur dan Vitamin C dalam Perawatan Kulit
Biji anggur mengandung senyawa polifenol, termasuk oligomeric proanthocyanidins (OPC), yang memiliki aktivitas antioksidan. Sementara itu, vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen dan membantu melindungi sel dari stres oksidatif.
Kreator konten kesehatan dr. Kevin Mak mengatakan perlindungan terhadap kolagen menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam perawatan kulit.
“Semakin banyak orang yang sadar pentingnya menjaga matriks kolagen. Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C, dengan OPC dari biji anggur, menawarkan cara yang praktis dan konsisten untuk membantu melindunginya setiap hari, tanpa prosedur invasif,” jelas Kevin.
Meski kedua bahan tersebut memiliki fungsi biologis yang relevan bagi kesehatan kulit, efektivitas suplemen untuk mencerahkan kulit atau memperlambat penuaan tetap perlu dinilai berdasarkan bukti klinis yang memadai. Hasilnya pun tidak bisa disamakan pada setiap orang.
Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C tersedia dalam kemasan berisi 60 tablet salut selaput. Produk ini disebut telah terdaftar di BPOM dan memiliki sertifikasi halal, serta tersedia di offline maupun online shop Swisse mulai 20-25 Oktober 2026.
Jakarta: Swisse menghadirkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C di Indonesia. Suplemen ini memadukan ekstrak biji anggur dari Italia dan vitamin C untuk mendukung perlindungan kulit.
Peluncuran produk ini hadir di tengah tren perawatan kulit yang semakin diminati Milenial dan Gen Z, termasuk kebiasaan mencoba berbagai produk skincare untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Laporan Populix bertajuk Millennials & Gen Z Report: Local vs. Global Skincare Trends and Market Shifts mencatat 59 persen Milenial dan Gen Z membeli produk skincare setiap satu hingga tiga bulan. Produk yang paling banyak dibeli meliputi cleanser sebesar 63 persen, sunscreen 54 persen, moisturizer 51 persen, dan serum 33 persen.
Tingginya frekuensi pembelian tersebut menunjukkan besarnya perhatian konsumen muda terhadap perawatan kulit. Namun, selain memilih produk yang sesuai, perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) dan polusi serta pemenuhan nutrisi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Swisse Soroti Perlindungan Kulit dari Dalam
Marketing Manager Swisse, Vincent Alvin Valerian, mengatakan konsumen tidak selalu membutuhkan lebih banyak produk untuk merawat kulit. Menurutnya, pemahaman terhadap kebutuhan kulit dan konsistensi perawatan juga perlu menjadi perhatian.
“Hal ini menunjukkan semangat merawat diri yang luar biasa, tetapi juga rasa frustrasi yang nyata. Konsumen tidak butuh lebih banyak produk, mereka butuh fondasi yang membuat produk yang sudah dimiliki bekerja lebih baik,” ujar Vincent.
Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C dikembangkan dengan menggabungkan ekstrak biji anggur yang mengandung antioksidan dan vitamin C. Vitamin tersebut berperan dalam pembentukan kolagen, sedangkan senyawa antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Dokter estetika tersertifikasi sekaligus kreator konten, dr. Michelle Song, turut menyoroti pentingnya perlindungan kulit dalam rutinitas perawatan sehari-hari.
“Kulit cerah dimulai dari kulit yang terlindungi. Radikal bebas bisa membuat kulit ‘terluka’ diam-diam setiap hari, jauh sebelum tandanya terlihat,” ujar Michelle.
Meski demikian, manfaat suplemen terhadap kondisi kulit dapat berbeda pada setiap orang. Konsumsi suplemen juga tidak menggantikan penggunaan skincare yang sesuai, perlindungan dari sinar matahari, maupun pola makan seimbang.
Biji Anggur dan Vitamin C dalam Perawatan Kulit
Biji anggur mengandung senyawa polifenol, termasuk oligomeric proanthocyanidins (OPC), yang memiliki aktivitas antioksidan. Sementara itu, vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen dan membantu melindungi sel dari stres oksidatif.
Kreator konten kesehatan dr. Kevin Mak mengatakan perlindungan terhadap kolagen menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam perawatan kulit.
“Semakin banyak orang yang sadar pentingnya menjaga matriks kolagen. Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C, dengan OPC dari biji anggur, menawarkan cara yang praktis dan konsisten untuk membantu melindunginya setiap hari, tanpa prosedur invasif,” jelas Kevin.
Meski kedua bahan tersebut memiliki fungsi biologis yang relevan bagi kesehatan kulit, efektivitas suplemen untuk mencerahkan kulit atau memperlambat penuaan tetap perlu dinilai berdasarkan bukti klinis yang memadai. Hasilnya pun tidak bisa disamakan pada setiap orang.
Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C tersedia dalam kemasan berisi 60 tablet salut selaput. Produk ini disebut telah terdaftar di BPOM dan memiliki sertifikasi halal, serta tersedia di offline maupun online shop Swisse mulai 20-25 Oktober 2026.
(PRI)