Jakarta: Menyambut peringatan Hari Kartini, Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menggelar pelatihan bertajuk “Waktunya START! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini”.
Kegiatan ini difokuskan untuk memberdayakan pelaku usaha perempuan melalui peningkatan pemahaman perlindungan kekayaan intelektual (KI) serta pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis.
Data menunjukkan, sebanyak 64,5 persen dari total 65,5 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Kontribusinya pun mencapai 9,1 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, mempertegas peran strategis perempuan dalam perekonomian.
Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menekankan pentingnya keamanan berjualan, termasuk perlindungan KI dan kepemilikan izin usaha.
Sepanjang semester I 2025, Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia telah memproses lebih dari 130 ribu laporan pelanggaran KI melalui pusat perlindungan terintegrasi. Menurut Vonny, bergabung dalam ekosistem digital mampu meningkatkan kualitas dan pertumbuhan bisnis secara signifikan.
“Sejumlah penjual yang didominasi oleh brand lokal mencapai kenaikan transaksi lebih dari 15 kali lipat setelah bergabung di platform kami,” ujar dia, Rabu, 22 April 2026.
Baca Juga :
Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia
Selain aspek legal, strategi konten kreatif seperti video promosi dan sesi siaran langsung (live) juga menjadi faktor pendorong peningkatan penjualan. Selama Ramadan 2026, sesi live di TikTok tercatat mendorong lonjakan transaksi hingga 15 kali lipat.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung UMKM perempuan agar lebih adaptif terhadap perkembangan digital.
Ia menegaskan, Kementerian Perdagangan saat ini memiliki tiga fokus utama, yakni pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor melalui perjanjian dagang internasional, serta peningkatan kualitas produk lokal.
“Arahan Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan Indonesia tetap berdaya dan pertumbuhan ekonomi nasional terus meningkat,” kata Dyah.
Dalam acara tersebut, pelaku UMKM juga berbagi pengalaman. Salah satunya Rizka, pemilik usaha nasi Timur Tengah instan, yang mengaku ekosistem digital membantu menemukan pasar baru dan meningkatkan omzet penjualan.
Kegiatan ini turut menghadirkan fasilitas klinik desain, klinik KI, serta klinik pemasaran sebagai sarana konsultasi bagi pelaku usaha.
Sebagai bagian dari kampanye Hari Kartini, Tokopedia dan TikTok Shop juga menghadirkan program “Beli Lokal” di aplikasi dengan berbagai promo produk dalam negeri hingga 23 April 2026. (Syarifah Komalasari)
Jakarta: Menyambut peringatan Hari Kartini, Tokopedia dan
TikTok Shop berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menggelar pelatihan bertajuk “Waktunya START! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini”.
Kegiatan ini difokuskan untuk memberdayakan pelaku usaha perempuan melalui peningkatan pemahaman perlindungan kekayaan intelektual (KI) serta pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis.
Data menunjukkan, sebanyak 64,5 persen dari total 65,5 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Kontribusinya pun mencapai 9,1 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, mempertegas peran strategis perempuan dalam perekonomian.
Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menekankan pentingnya keamanan berjualan, termasuk perlindungan KI dan kepemilikan izin usaha.
Sepanjang semester I 2025, Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia telah memproses lebih dari 130 ribu laporan pelanggaran KI melalui pusat perlindungan terintegrasi. Menurut Vonny, bergabung dalam ekosistem digital mampu meningkatkan kualitas dan pertumbuhan bisnis secara signifikan.
“Sejumlah penjual yang didominasi oleh brand lokal mencapai kenaikan transaksi lebih dari 15 kali lipat setelah bergabung di platform kami,” ujar dia, Rabu, 22 April 2026.
Selain aspek legal, strategi konten kreatif seperti video promosi dan sesi siaran langsung (live) juga menjadi faktor pendorong peningkatan penjualan. Selama Ramadan 2026, sesi live di TikTok tercatat mendorong lonjakan transaksi hingga 15 kali lipat.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung UMKM perempuan agar lebih adaptif terhadap perkembangan digital.
Ia menegaskan, Kementerian Perdagangan saat ini memiliki tiga fokus utama, yakni pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor melalui perjanjian dagang internasional, serta peningkatan kualitas produk lokal.
“Arahan Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan Indonesia tetap berdaya dan pertumbuhan ekonomi nasional terus meningkat,” kata Dyah.
Dalam acara tersebut, pelaku UMKM juga berbagi pengalaman. Salah satunya Rizka, pemilik usaha nasi Timur Tengah instan, yang mengaku ekosistem digital membantu menemukan pasar baru dan meningkatkan omzet penjualan.
Kegiatan ini turut menghadirkan fasilitas klinik desain, klinik KI, serta klinik pemasaran sebagai sarana konsultasi bagi pelaku usaha.
Sebagai bagian dari kampanye Hari Kartini,
Tokopedia dan TikTok Shop juga menghadirkan program “Beli Lokal” di aplikasi dengan berbagai promo produk dalam negeri hingga 23 April 2026.
(Syarifah Komalasari) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)