Jakarta: TNI Angkatan Darat terus mempercepat upaya normalisasi wilayah terdampak banjir di depan Gereja GKPI Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Pada Jumat,16 Januari 2026 personel TNI AD memaksimalkan dukungan alat berat guna memulihkan fungsi fasilitas umum dan lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, dua unit bulldozer dikerahkan untuk membersihkan material kayu, tanah, dan lumpur yang menutupi akses jalan serta area di sekitar gereja dan bantaran sungai. Pembersihan dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat kembali terbuka dan aktivitas ibadah dapat berjalan normal.
Hasil di lapangan menunjukkan material banjir yang sebelumnya menghambat akses menuju Gereja GKPI Hutanabolon sebagian besar telah terurai. Selain itu, pembentukan tanggul penahan air di sisi sungai mulai dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi luapan air susulan.
Baca Juga :
Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka! Gratis Tanpa Pungli, Cek Syaratnya di Sini
Di area sisi kiri gereja yang berbatasan langsung dengan sungai, satu unit excavator digunakan untuk mengambil dan memuat material sirtu sebagai bahan pendukung pembangunan Jembatan Armco. Material tersebut selanjutnya diangkut menggunakan dump truck menuju lokasi pemasangan jembatan. Sementara itu, di sisi kanan gereja, bulldozer terus melakukan perataan dan pembersihan sisa material banjir sehingga kondisi lingkungan semakin tertata.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk hadir membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana, sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam memastikan fasilitas umum dapat kembali dimanfaatkan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.
Jakarta:
TNI Angkatan Darat terus mempercepat upaya normalisasi wilayah terdampak banjir di depan Gereja GKPI Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Pada Jumat,16 Januari 2026 personel TNI AD memaksimalkan dukungan alat berat guna memulihkan fungsi fasilitas umum dan lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, dua unit bulldozer dikerahkan untuk membersihkan material kayu, tanah, dan lumpur yang menutupi akses jalan serta area di sekitar gereja dan bantaran sungai. Pembersihan dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat kembali terbuka dan aktivitas ibadah dapat berjalan normal.
Hasil di lapangan menunjukkan material
banjir yang sebelumnya menghambat akses menuju Gereja GKPI Hutanabolon sebagian besar telah terurai. Selain itu, pembentukan tanggul penahan air di sisi sungai mulai dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi luapan air susulan.
Di area sisi kiri gereja yang berbatasan langsung dengan sungai, satu unit excavator digunakan untuk mengambil dan memuat material sirtu sebagai bahan pendukung pembangunan Jembatan Armco. Material tersebut selanjutnya diangkut menggunakan dump truck menuju lokasi pemasangan jembatan. Sementara itu, di sisi kanan gereja, bulldozer terus melakukan perataan dan pembersihan sisa material banjir sehingga kondisi lingkungan semakin tertata.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk hadir membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana, sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam memastikan fasilitas umum dapat kembali dimanfaatkan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)