Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan di The 5th Summit of Halal 20 (H20) Jakarta. dok bpjph
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan di The 5th Summit of Halal 20 (H20) Jakarta. dok bpjph

BPJPH Dorong Harmonisasi dan Pengakuan Sertifikasi Halal Antarnegara

Adri Prima • 20 September 2026 20:02
Ringkasnya gini..
  • BPJPH mendorong pengakuan sertifikasi halal dan harmonisasi standar untuk memperkuat kerja sama antarnegara.
  • H20 2026 di Jakarta diikuti sekitar 450 peserta dari 48 negara untuk membahas ekosistem halal global.
  • Kerja sama halal ASEAN didorong agar perdagangan lintas negara lebih mudah, transparan, dan memberi kepastian usaha.
Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong penguatan kerja sama halal antarnegara, mulai dari pengakuan sertifikasi, harmonisasi standar, hingga kemudahan perdagangan lintas batas. Agenda tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam The 5th Summit of Halal 20 (H20) di Jakarta. 

Forum ini mempertemukan regulator, lembaga sertifikasi halal, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan dari sejumlah negara.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan penguatan ekosistem halal perlu dilakukan secara lebih luas karena konsep halal tidak hanya berkaitan dengan umat Islam.

“Halal bukan hanya untuk Muslim saja. Halal juga berkaitan dengan kesehatan, transparansi, traceability,” kata Haikal di The 5th Summit of Halal 20 atau H20 di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 19 September.

H20 2026 mengusung tema “Bridging Bridges: Connecting Nations & Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy”. Forum tersebut dihadiri sekitar 450 peserta dari 48 negara dan berlangsung hingga Minggu, 20 September. Menurut Haikal, ekosistem halal mencakup berbagai sektor, tidak hanya makanan dan minuman. Cakupannya meliputi kosmetik, obat, barang gunaan, serta produk lain yang diatur dalam regulasi Jaminan Produk Halal.

Ia mengatakan kerja sama antarnegara perlu diarahkan pada langkah konkret. Hal itu antara lain melalui pengakuan sertifikasi halal, penyelarasan standar, pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas lembaga, serta kemudahan perdagangan produk halal lintas negara.

“Konsep halal diterima sebagai konsep yang sehat dan baik oleh banyak orang terlepas latar belakang suku, bangsa, agama, dan budayanya,” ujarnya.

Selain kerja sama global, H20 juga menjadi forum pembahasan penguatan ekosistem halal di kawasan ASEAN. Salah satu agenda yang dibahas yakni rencana pembentukan ASEAN Halal Council.

BPJPH menilai penguatan kerja sama regional diperlukan untuk memperkuat konektivitas ekosistem halal ASEAN dengan pasar global.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong perdagangan produk halal lintas negara yang lebih mudah, transparan, serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>