BPJPH menggelar H20 2026 sebagai forum kerja sama dan pengembangan ekosistem halal antarnegara. dok bpjph
BPJPH menggelar H20 2026 sebagai forum kerja sama dan pengembangan ekosistem halal antarnegara. dok bpjph

BPJPH Gelar H20 2026, Diikuti 48 Negara Bahas Ekosistem Halal Global

Adri Prima • 20 September 2026 19:47
Ringkasnya gini..
  • H20 2026 digelar BPJPH pada 18-20 September dan dihadiri 450 peserta dari 48 negara.
  • Forum H20 membahas penguatan kerja sama, sertifikasi, standar, dan perdagangan produk halal lintas negara.
  • H20 2026 turut membahas pembentukan ASEAN Halal Council untuk memperkuat ekosistem halal di kawasan.
Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar The 5th Summit of Halal 20 (H20) 2026 pada 18-20 September. Forum internasional bertema “Bridging Bridges: Connecting Nations & Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy” itu dihadiri 450 peserta dari 48 negara.

H20 2026 menjadi forum untuk memperkuat kolaborasi global dalam membangun ekosistem halal yang terintegrasi dan inklusif. Forum ini mempertemukan lembaga halal, regulator, lembaga sertifikasi halal, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara.

Sejumlah pejabat Indonesia turut hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Ekonomi Kreatif, dan Digital Ahmad Ridha Sabana.

Hadir pula Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Ahmad Zahid bin Hamidi, Menteri Food and Drug Safety Republik Korea Yu-Kyoung Oh, Ketua B57+ Asia Pacific Arsjad Rasjid, para duta besar, perwakilan lembaga sertifikasi halal internasional, serta mitra strategis halal dari dalam dan luar negeri.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan halal memiliki karakter universal yang dapat menjadi modal dalam memperkuat kerja sama halal global. "Halal is one language! Because halal in Korean language is halal. In Arabic, halal is halal. In Russian, halal is halal. In Argentina, halal is halal. In Brazil, yes Brazil, halal is halal. China? China, halal is halal. See? This is a miracle," ujar Babe Haikal, sapaan akrab Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan.

Babe Haikal juga menilai pemahaman mengenai halal perlu diperkuat agar dapat diterima secara luas di berbagai negara. Menurutnya, konsep halal berkaitan dengan aspek kesehatan dan kebaikan tanpa terbatas pada latar belakang suku, bangsa, agama, maupun budaya.
h20 b

“Halal bukan hanya untuk Muslim saja. Halal juga berkaitan dengan kesehatan, transparansi, traceability. Halal adalah simbol kesehatan, double clean. Halal is elite food, halal is high and no higher than halal,” lanjut Babe Haikal.

Ia mengatakan ekosistem halal mencakup berbagai sektor, tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga kosmetik, obat, barang gunaan, dan produk lainnya sesuai regulasi Jaminan Produk Halal (JPH).

Karena itu, kerja sama antarnegara dinilai penting untuk memperkuat konektivitas ekosistem halal. Bentuk kerja sama dapat mencakup pengakuan sertifikasi, harmonisasi standar, pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas lembaga, hingga kemudahan perdagangan produk halal lintas negara.

Di tingkat regional, H20 2026 juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat kerja sama halal di kawasan ASEAN. Salah satunya melalui pembahasan pembentukan ASEAN Halal Council.

Penguatan kerja sama regional tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas ASEAN dengan ekosistem halal global sekaligus mendukung perdagangan produk halal yang lebih mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>