Rumah almarhumah Putri ramai didatangi pelayat, Senin (8/6/2015).MTVN/Aedy Azeza Ulfi
Rumah almarhumah Putri ramai didatangi pelayat, Senin (8/6/2015).MTVN/Aedy Azeza Ulfi

Tewas Dibunuh, Putri Dikenal Taat Beribadah

Aedy azeza ulfi • 08 Juni 2015 16:25
medcom.id, Tangerang: Putri Sakina, remaja 13 tahun yang tewas digorok, selama hidup dikenal taat beribadah. Almarhumah tergolong saleh.
 
"Putri sering solat dan ikut pengajian," kata Hana, bude Putri, kepada Metrotvnews.com di rumah duka di Jalan Mesjid Kampung Duku RT 3/4, Ciledug, Tangerang, Senin (8/6/2015).
 
Hardiyati, 50, tetangga korban, mengamini pengakuan Hana. "Kemarin, sebelum kejadian, dia (Putri-Red.) baru saja pulang dari masjid," ungkap perempuan yang persis tinggal di samping rumah korban.

Tewas Dibunuh, Putri Dikenal Taat Beribadah
Jenazah Putri saat dibawa ke rumah duka.MTVN/Aedy Azeza Ulfi
 
Kakak korban, Rizki alias Buyung, juga dikenal saleh. Seperti Putri, Buyung pun rajin salat dan ke masjid untuk mengaji.
 
"Mereka akur satu sama lain. Jarang bertengkar. Putri dekat dengan kakaknya. Hampir seperti orang kembar," tutur Hana.
 
Buyung, seperti Putri, ikut digorok. Tapi, nyawanya masih bisa ditolong. Buyung kini masih dirawat di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang.
 
Tewas Dibunuh, Putri Dikenal Taat Beribadah
Rumah keluarga Putri sudah dipagari garis polisi.MTVN/Aedy Azeza Ulfi
 
Putri didapati tewas dengan leher burlumur darah di rumahnya, Minggu 7 Juni sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi kini masih mendalami motif di balik pembunuhan Putri dan percobaan pembunuhan terhadap Buyung.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>