Ilustrasi--Kericuhan di Bawaslu--MI/Ramdani
Ilustrasi--Kericuhan di Bawaslu--MI/Ramdani

11 Pasien Korban Ricuh Masih Dirawat di RS Pelni

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Rifaldi Putra irianto • 24 Mei 2019 13:33
Jakarta: Pasca-kericuhan pada Rabu, 22 Mei 2019, Rumah Sakit Pelni Jakarta menerima 82 pasien korban kericuhan. Belum ada tambahan pasien korban kerusuhan tersebut.
 
"Sejak kemarin sampai pagi ini kami belum ada tambahan pasien korban kerusuhan," kata Direktur Rumah Sakit Pelni Jakarta dr Dewi Fankhuningdyah saat dihubungi, Jakarta, Jum'at, 24 Mei 2019.
 
Sementara hingga saat ini dari 82 pasien, dua pasien di antaranya telah meninggal dan sebagian besar pasien sudah dipulangkan. Saat ini tersisa 11 pasien yang masih membutuhkan perawatan dan observasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kerugian Akibat Aksi 22 Mei Belum Dipastikan
 
Dari 11 pasien tersebut, lima pasien mengalami luka katagori berat dan enam pasien luka sedang. "Bagi kami pasien luka berat itu yang membutuhkan tindakan medis operasi besar, sementara pasien luka sedang yang ditangani dengan observasi ," jelasnya.
 
Namun ia tidak menjelaskan lebih detail seperti apa luka berat dan luka sedang yang diderita korban kericuhan tersebut.
 
Ia hanya mengatakan bahwa pasien masih akan dirawat sesuai dengan kondisi medis yang dialaminya, antara tiga sampai tujuh hari ke depan.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif