Dewi Manik, istri korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 datang dari Medan untuk menabur bunga di Karawang bersama keluarga korban lainnya. Foto: Yurike Budiman/Medcom.id
Dewi Manik, istri korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 datang dari Medan untuk menabur bunga di Karawang bersama keluarga korban lainnya. Foto: Yurike Budiman/Medcom.id

Keluarga Korban Lion Air Mengaku Belum Menerima Santunan

Nasional Lion Air Jatuh
Yurike Budiman • 29 Oktober 2019 15:16
Jakarta: Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang sudah genap setahun. Namun, sebagian keluarga korban belum menerima santunan.
 
Salah satunya dialami Dewi Manik, istri dari Rudi Lumbantoruan. Rudi merupakan salah seorang korban tewas dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 pada 29 Oktober 2018.
 
"Harapan saya masalah santunan yang belum cair sampai sekarang (segera diselesaikan), itu saja," kata Dewi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 29 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengeklaim seluruh keluarga korban telah mendapatkan santunan. Bagi pihak keluarga yang belum menerima santunan dinilai dapat menggugatan ke pengadilan.
 
'(Jika belum menerima) tidak menutup kemungkinan untuk menggugat,' kata Budi Karya.
 
Pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang hilang kontak tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Banten, pukul 06.20 WIB Senin, 29 Oktober 2019. Angkutan udara itu kandas di perairan Karawang.
 
Insiden disebabkan gangguan sistem kontrol pesawat terbang (AOA). Kecelakaan menewaskan 189 orang, terdiri dari 179 penumpang dewasa, satu penumpang anak, dua bayi, dua pilot, dan lima kru.
 
Para keluarga korban hari ini diberikan fasilitas untuk menabur bunga di perairan Karawang, Jawa Barat, yang menjadi lokasi kecelakaan. Tabur bunga ini dalam rangka memperingati satu tahun jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.
 
Sekitar 500 anggota keluarga korban itu berangkat menggunakan kapal KRI Semarang 594 milik Komando Armada 1 TNI Angkatan Laut (AL). Kapal yang bertolak dari Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, itu akan berhenti di Perairan Tanjung Pakis, Karawang.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif