Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin. Foto: Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin. Foto: Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id

Kebijakan ASN Bekerja di Rumah Akan Berjalan 2020

Nasional PNS Kerja di Rumah
Kautsar Widya Prabowo • 14 Agustus 2019 17:30
Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin memastikan kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja di rumah akan berjalan pada 2020. Kebijakan tersebut dinilai memudahkan ASN bekerja di segala kondisi.
 
"Saat diwacanakan positif untuk menyambut demografi kita, direncanakan tahun ini, terapkan tahun depan," ujar Syafruddin di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Pemerintah tengah mempersiapkan infrastruktur teknologi yang dapat mendukung kebijakan tersebut. Salah satunya memperbaiki e-goverment yang belum terhubung dengan baik antara satu kementerian dengan kementerian lainya, dan dari pusat ke daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal e-goverment sangat penting untuk membantu ASN berkoordinasi dan menyelesaikan permasalahan di pusat maupun daerah. Terlebih, ASN di daerah lebih banyak ketimbang di pusat.
 
"Saya baru saja rapat dengan Menteri Informasi dan Komunikasi (Rudiantara), kita selesiakan dari sekarang. Targetnya Oktober 2020 sudah harus selesai. Tapi jangan menunggu. Rencana jalan, bekerja juga jalan," pungkasnya.
 
Baca: ASN Berprestasi Boleh Bekerja di Rumah
 
Sebelumnya, Kemenpan-RB tengah mendesain sistem kerja baru bagi ASN di kementerian dan lembaga. Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatma mengaku ingin ASN bekerja lebih fleksibel dengan meniru perusahaan rintisan atau startup.
 
Fleksibilitas kerja dinilai penting menyusul akan terjadi perubahan besar pada profil pekerja pada 2024, termasuk PNS sudah melek teknologi.
 
"Kami sedang rencanakan itu, kerja dari rumah bisa, kerja dari ujung sana juga bisa, nanti diatur bagaimana aturannya," kata Setiawan di Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif