Ilustrasi. Foto: MI/Dwi Apriani
Ilustrasi. Foto: MI/Dwi Apriani

Pemerintah Siapkan Skrining Kesehatan untuk Kepulangan Jemaah Haji

Indriyani Astuti • 15 Juli 2022 15:58
Jakarta: Jemaah haji asal Indonesia kembali ke tanah air mulai pertengahan Agustus 2022. Pemerintah telah menyiapkan sistem skrining kesehatan berlapis sebagai langkah mengantisipasi lonjakan kasus covid-19.
 
“Skrining yang dimaksud adalah pengecekan suhu tubuh melalui thermal scanner dan thermal gun, pengecekan tanda, gejala, serta melakukan observasi terhadap jemaah di Asrama Haji Debarkasi,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro melalui pernyataan resmi yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 15 Juli 2022.
 

Tahap Pemulangan Jemaah Haji Dimulai

Reisa menjelaskan apabila ditemukan jemaah dengan gejala demam atau menunjukkan potensi penyakit menular, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tes antigen. “Jika hasilnya positif, akan dirujuk ke fasilitas isolasi terpusat untuk kasus tanpa gejala atau gejala ringan. Sementara yang bergejala sedang atau berat akan dirujuk ke rumah sakit rujukan covid-19,” jelas Reisa.
 
Ia menambahkan jemaah yang dinyatakan sehat saat kedatangan dan observasi, dapat kembali ke rumah dengan imbauan terus memantau kondisi kesehatannya selama 14 hari. Kementerian Kesehatan telah menginstruksikan seluruh rumah sakit agar menyiapkan 10 hingga 30  persen apasitas tempat tidur khusus untuk kepulangan jemaah haji yang membutuhkan perawatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Lalu juga menyiapkan sejumlah tempat isolasi mandiri terpusat, begitu pun penyiapan alkes (alat kesehatan), sumber daya manusia, obat-obatan, dan lain-lain," kata Reisa.
 
 
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif