Konpers Indonesia Television Awards - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Konpers Indonesia Television Awards - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Indonesian Television Awards Kembali Digelar

Nasional penghargaan televisi
Fachri Audhia Hafiez • 25 September 2018 15:38
Jakarta: Ajang penghargaan kepada insan pertelevisian, Indonesian Television Awards (ITA), kembali digelar. Gelaran yang memasuki tahun ketiga itu bertujuan meningkatkan kreativitas dan mendukung perkembangan industri televisi nasional.
 
"Di balik media televisi, ada pihak-pihak yang patut diapresiasi karena karya maupun kerja keras mereka diterima oleh masyarakat luas," kata Project Director ITA Kanti Mirdiati dalam keterangan pers di Pasific Place, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa, 25 September 2018.
 
Kanti memaparkan ITA berbeda dengan program penghargaan sejenis. Penentuan nominasi tidak didasarkan rating program, melainkan survei top of mind atau yang diingat secara spontan oleh pemirsa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun rangkaian nominasi merupakan program-program yang tayang selama periode Juli 2017 hingga Juni 2018. Tahun ini sebanyak 13 kategori penghargaan akan diberikan, terdiri dari sembilan kategori program televisi dan empat kategori individu.
 
Seluruh nominator pada kategori terpilih merupakan hasil survei yang dilakukan tim Roy Morgan Research. Survei melibatkan 1.700 responden pada 22 kota di 17 provinsi.
 
Roy Morgan Research melakukan survei langsung ke penonton televisi untuk mengetahui program acara televisi yang menjadi favorit dilihat dari top of mind. Selanjutnya, penilaian terhadap masing-masing nominasi dilakukan dengan melibatkan masyarakat untuk menentukan penerima penghargaan terpopuler.
 
Selain itu, publik bisa memberikan vote melalui media sosial Facebook dan Instagram atau website indonesiantvawards.com. One vote one id jadi sistem yang diterapkan dari penghargaan ini. 
 
Untuk menjaga akurasi serta independensi, ITA melibatkan Provetic selaku konsultan riset dan data. "Kami menjaga dan memastikan bahwa proses penilaian di ITA dilaksanakan secara komprehensif. Karenanya ITA melibatkan berbagai pihak agar dapat memberikan penilaian yang adil dan akurat dengan merangkul tim independen Roy Morgan Research serta Provetic," jelas Dini Putri selaku director Programming & Acquisition RCTI.
 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif