Jokowi Dorong Busana Muslim Indonesia Menguasai Pasar Dunia

Achmad Zulfikar Fazli 26 April 2018 10:53 WIB
joko widodofesyen
Jokowi Dorong Busana Muslim Indonesia Menguasai Pasar Dunia
Muslim Fashion Festival Indonesia 2018 - AFP/Adek Berry.
Jakarta: Presiden Joko Widodo takjub dengan rancangan busana muslim yang dilihatnya dalam acara Muslim Fashion Festival (Mufest) Indonesia Tahun 2018. Dengan potensi itu, ia yakin, busana muslim Indonesia bisa menguasai pasar dunia.

"Saya yakini Insyaallah kita akan bisa memiliki kekuatan besar dalam menguasai pasar busana muslim dunia," kata Jokowi dalam pengantarnya saat menerima komunitas fesyen  muslim di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 26 April 2018.

Jokowi melihat ada talenta besar dari para desainer busana muslim di Indonesia. Dia yakin, rancangan busana itu dapat menguasai pasar, baik dalam negeri maupun mancanegara.


"Saya melihat ada sebuah potensi, ada sebuah kekuatan kita, ada sebuah talenta-talenta dari desainer," ujar dia.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga mengaku, dapat informasi, dalam satu tahun nilai ekonomi dari industri fesyen mencapai Rp166 triliun. Sementara, nilai ekonomi pada busana muslim sebesar Rp54 triliun.

(Baca juga: Jokowi Ingin Busana Muslim Menonjolkan Kekhasan Indonesia)


"Ini kan sebuah jumlah yang sangat besar sekali," ucap dia.

Ia menilai industri busana muslim ini bisa terus ditingkatkan lagi, terutama di pasar-pasar luar Indonesia. Ia telah memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan itu.

"Kita bicarakan di pagi hari ini untuk menyampaikan sebuah forum di luar sehingga busana muslim kita lebih dikenal dan bisa menguasai pasar-pasar di negara lain," ujar dia.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, ia menilai, industri ini sangat terbuka lebar. Namun, perlu kerja sama yang terjalin antara designer, pengusaha busana muslim dan pemerintah. Hal ini untuk mencapai tujuan membuat busana muslim Indonesia menguasai pasar dunia.

"Sehingga pada pagi hari ini saya ingin mendapatkan masukan-masukan, tahapan-tahapan besar apa yang harus kita lakukan sehingga apa yang tadi saya sampaikan betul-betul bisa tercapai," pungkas dia.





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id