Inisiator: Jangan Jadikan Car free Day Sebagai Civil War

Muhammad Al Hasan 06 Mei 2018 14:14 WIB
car free daypilpres 2019
Inisiator: Jangan Jadikan <i>Car free Day</i> Sebagai <i>Civil War</i>
Inisiator car free day Jakarta Alfred Sitorus - Medcom.id/Muhammad Al Hasan.
Jakarta: Inisiator car free day Jakarta Alfred Sitorus menyayangkan sikap arogan sejumlah kelompok masyarakat yang memanfaatkan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) sebagai ajang kontestasi politik praktis. Alfred menegaskan car free day harus dijaga dari perang saudara (civil war). 

"Jangan dicuekin, akhirnya CFD jadi civil war. Kami nggak mau car free day jadi civil war. Itu sangat kami sayangkan," tandas Alfred dijumpai di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Mei 2018.

Alfred menyebut, seharusnya masyarakat mengingat tujuan awal diberlakukan car free day. Yakni sebagai ruang publik untuk berolahraga, berkesenian dan untuk memperbaiki kualitas udara. 


Selain itu, masyarakat juga harus mau menaati peraturan yang diberlakukan pemerintah dalam pemanfaatannya. "Paling utama kita konsisten duduk bareng bersama-sama melihat car free day sebenarnya rohnya apa, waktu dibangun," tutur Alfred.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki itu berharap masyarakat, khususnya kubu-kubu yang berusaha memanfaatkan area car free day sebagai arena berpolitik berpikir ulang dan tidak termakan ego masing-masing dalam menggunakan area publik itu. Mereka diharapkan legowo.

"Mari kita legowo sama-sama jangan jadikan kawasan politik praktis," pungkas Alfred.

(Baca juga: Simpatisan Berkaus #2019GantiPresiden Diadang Masuk Area CFD)






(REN)