medcom.id, Bandung: Dalang wayang golek kondang Asep Sunandar Sunarya yang meninggal dunia, Senin (31/3), ternyata menyandang gelar profesor di Prancis.
`Si Cepot`, demikian julukan Asep Sunandar, meninggal dunia, Senin (31/3), sekitar pukul 14.20 WIB, di Rumah Sakit (RS) Al Ikhsan, Kabupaten Bandung, akibat serangan jantung.
Lelaki, yang dikenal sebagai dalang legendaris, sekaligus maestro wayang golek khas Sunda lahir tanggal 3 September 1955 itu meninggalkan sembilan anak hasil lima kali perkawinannya.
Almarhum dikenal sebagai dalang handal dan penuh kreativitas, sehingga sering pentas di berbagai negara Asia, Amerika dan Eropa. Bahkan, lelaki yang memiliki nama Sukarna, itu pernah menjadi dosen luar biasa di Institut Internasional De La Marionnete di Charleville, Prancis, sekaligus dianugerahi gelar profesor.
Pencipta `si Cepot' itu merupakan putra ke-7 dari 13 bersaudara keluarga almarhum Abah Sunarya, yang juga dikenal sebagai dalang legendadaris di Tanah Pasundan itu.
Berbeda dengan lainnya almarhun dikenal tekun menyosialisasikan wayang golek inovatif ke beberapa kampus dan hotel berbintang, serta sejumlah televisi. (Eriez M Rizal)
medcom.id, Bandung: Dalang wayang golek kondang Asep Sunandar Sunarya yang meninggal dunia, Senin (31/3), ternyata menyandang gelar profesor di Prancis.
`Si Cepot`, demikian julukan Asep Sunandar, meninggal dunia, Senin (31/3), sekitar pukul 14.20 WIB, di Rumah Sakit (RS) Al Ikhsan, Kabupaten Bandung, akibat serangan jantung.
Lelaki, yang dikenal sebagai dalang legendaris, sekaligus maestro wayang golek khas Sunda lahir tanggal 3 September 1955 itu meninggalkan sembilan anak hasil lima kali perkawinannya.
Almarhum dikenal sebagai dalang handal dan penuh kreativitas, sehingga sering pentas di berbagai negara Asia, Amerika dan Eropa. Bahkan, lelaki yang memiliki nama Sukarna, itu pernah menjadi dosen luar biasa di Institut Internasional De La Marionnete di Charleville, Prancis, sekaligus dianugerahi gelar profesor.
Pencipta `si Cepot' itu merupakan putra ke-7 dari 13 bersaudara keluarga almarhum Abah Sunarya, yang juga dikenal sebagai dalang legendadaris di Tanah Pasundan itu.
Berbeda dengan lainnya almarhun dikenal tekun menyosialisasikan wayang golek inovatif ke beberapa kampus dan hotel berbintang, serta sejumlah televisi. (
Eriez M Rizal)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGT)