Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KPK Terima Puluhan Aduan Petugas Gadungan

Nasional kpk
Fachri Audhia Hafiez • 02 Januari 2019 19:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka layanan informasi publik atau call center di nomor 198. Hari pertama, komisi mendapat pulughan pengaduan.
 
"Di hari pertama ini sampai sore ini ada 31 penelpon yang menghubungi call center 198," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 2 Januari 2018.
 
Febri mengungkapkan penelpon berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jakarta, Bandung, Cirebon, Karawang, Padang, Makassar, dan Balikpapan. Kebanyakan, penelpon mengonfirmasi terkait oknum-oknum petugas KPK yang memeras warga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kategori permintaan terbanyak adalah terkait dengan aduan masyarakat, termasuk salah satu mengonfirmasi atau klarifikasi terkait dengan dugaan adanya oknum-oknum KPK di daerah," ujar Febri.
 
(Baca juga:Wabup Cianjur Tertipu Penyidik Gadungan KPK)
 
Sepanjang 2018, lanjut Febri, sebanyak 20 orang mengaku sebagai petugas KPK. Oknum tersebut meminta sejumlah uang kepada pejabat atau pihak swasta.
 
"Dengan adanya (call center) 198 masyarakat lebih mudah dan dekat dengan KPK untuk mengonfirmasi informasi tersebut," ucap Febri.
 
Saat ini, layanan call center hanya beroperasi Senin sampai Jumat selama 12 jam, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Secara bertahap KPK akan menambah jam pelayanan hingga 24 jam setelah melihat kebutuhan masyarakat untuk akses informasi publik.
 
Call center ini juga sebagai upaya KPK melaksanakan amanat Pasal 20 ayat (1) UU KPK dan UU Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif