MUI Garut: Pengikut Ajaran Sesat Sensen Ribuan

Sunnaholomi Halakrispen 06 Desember 2018 05:49 WIB
aliran sesat
MUI Garut: Pengikut Ajaran Sesat Sensen Ribuan
Foto surat pengikut Sensen Komara yang menyatakan bahwa Sensen Komara bin Bakar Miscbah bin Mugni adalah rasul Allah. Foto: MI/Adi Kristiadi.
Garut: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan jumlah pengikut ajaran sesat Sensen Komara yang mengaku rasul, mencapai ribuan orang. Lantaran demikian, MUI menilai perlunya upaya penyadaran dan pencegahan agar ajaran sesat tersebut tidak meluas. 

"Di Garut ada di atas 3.000-an, belum angkatan bersenjata ada sekitar 1.000 sampai 2.000-an," ujar Ketua MUI Kabupaten Garut KH Sirojul Munir seperti dilansir dari Antara, Rabu, 5 Desember 2018.

Data tersebut diperoleh pihak MUI Garut berdasarkan pengakuan beberapa orang pengikut Sensen yang mengungkapkan ada ribuan orang menjadi pengikut ajaran Sensen. Bahkan pengikut Sensen bukan hanya di Garut, tersebar di beberapa wilayah Indonesia yang jumlahnya diprediksi lebih banyak dibandingkan pengikut di Garut.


"Kalau se-Indonesia ini banyak, mereka kan jaringannya se-Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, MUI Garut menyatakan telah melakukan upaya pendekatan terhadap para pengikut Sensen secara personal maupun kelompok. Namun, hasil yang didapatkan nihil. 

Pengikut Sensen masih memercayai ajaran Sensen yang diyakini sebagai rasul mereka. Selain itu, Sensen pernah dilaporkan dan menjalani persidangan yang hasilnya Sensen harus direhabilitasi karena mengalami gangguan jiwa.

"Kita sudah melakukan pendekatan secara personal, tapi mereka tetap 'keukeuh' (bertahan), ini hak kami," imbuh Sirojul.

Bahkan, MUI Garut telah mengeluarkan fatwa aliran sesat bagi Sensen Komara dan melarang setiap kegiatan Sensen yang bertujuan untuk penyebaran pahamnya. "Kami sudah mengeluarkan fatwa tentang aliran Sensen, keputusan fatwanya Sensen itu memiliki gerakan keagamaan mengaku sebagai rasul," pungkasnya.

Sebelumnya, kasus orang mengaku rasul kembali muncul di Garut karena adanya satu keluarga di Kecamatan Caringin mengakui Sensen sebagai rasulnya secara tertulis. 



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id