Jakarta: Indonesia kembali berada di posisi teratas dalam daftar negara dengan kuota haji terbesar pada musim haji 1447 H/2026 M. Tahun ini, Indonesia mendapatkan alokasi 221.000 jemaah dari pemerintah Arab Saudi.
Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di atas Pakistan yang memperoleh kuota 179.210 jemaah dan India sebanyak 175.025 jemaah.
Besarnya kuota haji suatu negara secara umum berkaitan dengan jumlah penduduk Muslim. Namun, jumlah jemaah yang bisa diberangkatkan tidak semata-mata ditentukan berdasarkan populasi.
Penetapan kuota akhir berada di tangan pemerintah Arab Saudi dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk kapasitas pelayanan dan keterbatasan ruang di Makkah serta kawasan yang menjadi lokasi pelaksanaan rangkaian ibadah haji.
Baca Juga :
Cegah Jamaah Jual Aset atau Berutang, BPKH Dorong Pelunasan Haji Bisa Dicicil
Kuota Haji Indonesia 2026 Capai 221.000 Jemaah
Seperti diketahui, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 jemaah untuk musim haji 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 203.320 jemaah atau 92 persen merupakan jemaah haji reguler. Sementara 17.680 jemaah atau 8 persen lainnya merupakan jemaah haji khusus.
Dengan jumlah tersebut, Indonesia menjadi negara dengan kuota haji terbesar pada musim haji 1447 H/2026 M.
Posisi Indonesia kemudian diikuti Pakistan dengan kuota 179.210 jemaah. Alokasi tersebut diberikan untuk keberangkatan melalui skema pemerintah maupun penyelenggara swasta.
India berada di posisi ketiga dengan 175.025 jemaah. Selanjutnya, Iran mendapatkan kuota 87.550 jemaah.
Bangladesh menempati posisi berikutnya dengan 78.500 jemaah. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan alokasi pada 2025 yang mencapai 127.198 jemaah.
10 Negara dengan Kuota Haji Terbesar 2026
Melansir laman HIMPUH, Sabtu, 26 September 2026, berikut daftar 10 negara dengan kuota haji terbesar pada musim haji 1447 H/2026 M:
Indonesia : 221.000 jemaah
Pakistan : 179.210 jemaah
India : 175.025 jemaah
Iran : 87.550 jemaah
Turki : 84.942 jemaah
Bangladesh : 78.500 jemaah
Nigeria : 50.000 jemaah
Ethiopia : 43.000 jemaah
Aljazair : 41.300 jemaah
Mesir : 35.375 jemaah
Jakarta: Indonesia kembali berada di posisi teratas dalam daftar negara dengan
kuota haji terbesar pada musim haji 1447 H/2026 M. Tahun ini, Indonesia mendapatkan alokasi 221.000 jemaah dari pemerintah Arab Saudi.
Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di atas Pakistan yang memperoleh kuota 179.210 jemaah dan India sebanyak 175.025 jemaah.
Besarnya kuota haji suatu negara secara umum berkaitan dengan jumlah penduduk Muslim. Namun, jumlah jemaah yang bisa diberangkatkan tidak semata-mata ditentukan berdasarkan populasi.
Penetapan kuota akhir berada di tangan pemerintah Arab Saudi dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk kapasitas pelayanan dan keterbatasan ruang di Makkah serta kawasan yang menjadi lokasi pelaksanaan rangkaian ibadah haji.
Kuota Haji Indonesia 2026 Capai 221.000 Jemaah
Seperti diketahui, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 jemaah untuk musim haji 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 203.320 jemaah atau 92 persen merupakan jemaah haji reguler. Sementara 17.680 jemaah atau 8 persen lainnya merupakan jemaah haji khusus.
Dengan jumlah tersebut, Indonesia menjadi negara dengan kuota haji terbesar pada musim haji 1447 H/2026 M.
Posisi Indonesia kemudian diikuti Pakistan dengan kuota 179.210 jemaah. Alokasi tersebut diberikan untuk keberangkatan melalui skema pemerintah maupun penyelenggara swasta.
India berada di posisi ketiga dengan 175.025 jemaah. Selanjutnya, Iran mendapatkan kuota 87.550 jemaah.
Bangladesh menempati posisi berikutnya dengan 78.500 jemaah. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan alokasi pada 2025 yang mencapai 127.198 jemaah.
10 Negara dengan Kuota Haji Terbesar 2026
Melansir laman HIMPUH, Sabtu, 26 September 2026, berikut daftar 10 negara dengan kuota haji terbesar pada musim haji 1447 H/2026 M:
- Indonesia : 221.000 jemaah
- Pakistan : 179.210 jemaah
- India : 175.025 jemaah
- Iran : 87.550 jemaah
- Turki : 84.942 jemaah
- Bangladesh : 78.500 jemaah
- Nigeria : 50.000 jemaah
- Ethiopia : 43.000 jemaah
- Aljazair : 41.300 jemaah
- Mesir : 35.375 jemaah
(ANN)