Kegiatan trauma healing oleh BIN untuk anak terdampak gempa di Cianjur, Jabar. (Istimewa)
Kegiatan trauma healing oleh BIN untuk anak terdampak gempa di Cianjur, Jabar. (Istimewa)

Trauma Healing di Posko Bantuan BIN Buat Anak-Anak Ceria Lagi

Lukman Diah Sari • 25 November 2022 00:52
Cianjur: Badan Intelijen Negara (BIN) terus berupaya melakukan pemulihan bagi para korban gempa di Cianjur, Jawa Barat, khususnya anak-anak. Melalui trauma healing, tawa lepas dan senyum riang gembira terpancar dari puluhan anak di Posko Bantuan BIN di jalan lintas Labuan-Cianjur, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.
 
Mata anak-anak fokus tertuju ke pendongeng yang merupakan personel BIN. Kisah 'Asep dan Usep', 'Singa dan Tikus Pemberani', serta berbagai permainan berhasil membuat anak-anak di pengungsian ceria. Rasa takut dan cemas anak-anak korban bencana hilang. Kegiatan itu  bekerjasama dengan sukarelawan dari Yayasan Akasia dan Yayasan Cinta Anak Bangsa Bandung. 
 
"Saya senang sekali melihat anak-anak itu bisa senyum, tertawa dalam kegiatan mendongeng, hiburan, dan pembagian hadiah. Acara ini sangat penting sekali, bagaimana kita memberikan pendampingan psikososial," ucap Juru Bicara BIN Prabawa Ajie di Posko Bantuan BIN, Kamis, 25 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam momen itu, anak-anak juga diajak untuk membaca. Mereka yang mampu menjawab pertanyaan, mendapat hadiah berupa buku cerita. Selain itu, anak-anak juga diajak berkreasi menggunakan kertas lipat membuat origami, untuk melatih motorik halus.

Baca: Gerak Cepat Relawan Santri Jabar Bantu Korban Gempa Cianjur


Ajie mengungkap trauma healing ini bukanlah pertama kali diselenggarakan. Sebelumnya, BIN berkolaborasi dengan mahasiswa pencinta alam (mapala) se-Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat turut melakukan hal senada.
 
Dia menerangkan kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi rasa trauma atas bencana yang terjadi. Serta menghindari stres dan sedih berkelanjutan bagi anak-anak dan remaja.
 
"Tujuannya adalah bagaimana kita memberikan pendampingan kepada adik-adik kita yang masih kecil-kecil dalam menghadapi musibah bencana ini, tentunya agar riang gembira," jelas Arie.
 
BIN, kata Ajie, berkomitmen selalu berada di garda depan dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Ajie menyebut BIN terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memudahkan aksi kemanusiaan.
 
"Dengan harapan, anak-anak itu cepat pulih nanti pada saatnya yang sudah masuk TK, kelas 1 nanti tentunya mereka sudah siap dan tidak melihat masa lalu soal bencana ini," ungkap Ajie.

Baca: Gerak Cepat DPW NasDem Jabar Bantu Korban Gempa Cianjur


Di sela-sela kegiatan, anak-anak juga antusias menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo. Mereka mengibarkan bendera merah putih dan meniupkan pluit kepada rombongan mobil Presiden.
 
Seorang ibu pengungsi, Ida, 65, merasa bersyukur atas bantuan trauma healing bagi anak-anak di Posko Bantuan BIN. Kegiatan ini, kata dia, sangat membantu karena anak-anak kerap merindukan tempat tinggal yang telah hancur selama di pengungsian.
 
"Jadi kan anak-anak tiap hari inginnya pulang, pulang ke mana kan rumahnya sudah enggak ada. Terima kasih kepada BIN yang sudah baik sekali menghilangkan trauma kepada anak-anak," ungkap Ida.
 
BIN telah mendirikan posko tanggap darurat sejak hari pertama gempa, Senin, 21 November 2022. Terdapat kurang lebih 315 pengungsi di posko tersebut, tersebar di tenda-tenda yang telah disediakan.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif