Ilustrasi Idulfitri. Medcom.id
Ilustrasi Idulfitri. Medcom.id

9 Hal yang Dianjurkan Saat Idulfitri

Nasional Idulfitri 1443 Lebaran 2022 Ramadan 2022
Surya Perkasa • 01 Mei 2022 12:38
Jakarta: Tak terasa, Ramadan 2022 sebentar lagi usai. Jika perkiraan hitungan hari tak berubah, malam ini takbir bakal berkumandang seantero Tanah Air dan menandakan Idulfitri tiba.
 
Hari Raya Idulfitri selalu menjadi momen spesial bagi umat Islam di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Lebaran, begitu Idulfitri disebut di Tanah Air, menjadi hari perayaan atas kemenangan dari perang melawan hawa nafsu.
 
Selain bersilaturahmi, bermaaf-maafan dengan sanak saudara dan teman jadi salah satu tradisi saat Idulfitri tiba. Melansir NU Online, selain hal di atas, ada beberapa hal yang dianjurkan untuk dilakukan pada Idulfitri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut 9 hal yang disunahkan untuk dilakukan saat merayakan hari nan fitri:

1. Salat Idulfitri

Salat Idulfitri hukumnya sunah muakkadah atau sunah yang sangat dianjurkan. Namun, ada sebagian pendapat mengatakan fardu kifayah. Sebagaimana kesunahannya tertuang dalam firman Allah surah Al-Kautsar ayat 2, yakni:
9 Hal yang Dianjurkan Saat Idulfitri
Artinya:
“Maka salatlah kepada Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)
 
Syekh Kamaludin al-Damiri dalam al-Najm al-Wahhaj mengatakan, melakukan salat Hari Raya di masjid lebih utama, karena masjid-masjid adalah sebaik-baiknya, semulia-mulianya dan sebersih-sebersihnya tempat. Dan karena para Imam senantiasa salat hari raya di Mekah di Masjidil Haram.
 
Hal ini bila masjid luas, seperti masjidil haram dan Bait al-Maqdis. Bila tidak demikian, maka tanah lapang lebih utama, karena Nabi Muhammad SAW salat di lapangan sebab sempitnya masjid beliau. 
 
Namun, karena saat ini sedang dalam pandemi covid-19, maka dianjurkan untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah saja. Hal tersebut berdasarkan hasil ijtihad para ulama. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.
 
 

2. Mandi

Syekh Sulaiman al-Bujairimi dalam Tuhfah al-Habib ‘Ala Syarh al-Khathi mengatakan, sunah bagi laki-laki maupun perempuan, bahkan yang tengah haid atau nifas melakukan mandi Idulfitri. Kesunahan ini tidak berlaku bagi yang tidak bisa melaksanakan salat Idulfitri, seperti orang sakit.
 
Adapun waktu mandi dimulai sejak tengah malam Idulfitri sampai tenggelamnya matahari di keesokan harinya. Lebih utama lagi setelah terbit fajar.
 
 

3. Menghidupi malam Idulfitri dengan ibadah


Rasulullah menganjurkan umat islam mengisi malam Idulfitri dengan salat, membaca salawat, membaca Al-Qur’an, membaca kitab, dan bentuk ibadah lainnya.  Anjuran ini tertulis dalam hadis Rasulullah yang berbunyi:
 
9 Hal yang Dianjurkan Saat Idulfitri
“Barangsiapa menghidupi dua malam hari raya, hatinya tidak mati di hari matinya beberapa hati.” (HR. al-Daruquthni)
 
Hadis ini tergolong dhaif atau lemah. Namun, tetap bisa dipakai sebab berkaitan dengan keutamaan amal, bukan berbicara halal-haram atau akidah. 
 
 

4. Memperbanyak bacaan takbir

Kumandang takbir merupakan ciri khas dari hari raya Idulfitri. Anjuran memperbanyak takbir terutama dalam surah A-Baqarah ayat 185 yang berarti:
“Dan sempurnakanlah bilangan Ramadhan, dan bertakbirlah kalian kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah: 185)
 
Syekh Ibnu Hajar al-Haitami dalam Tuhfah al-Muhtaj membagikan 2 jenis takbir Idulfitri yaitu sebagai berikut:
 
Pertama, Muqayyad atau dibatasi. Yakni, takbir yang dilakukan setelah salat, baik fardu atau sunah. Setiap usai salat, dianjurkan untuk membaca takbir.
 
Baca: Tata Cara Salat Idulftri Lengkap dan Mudah
 
Kedua, Mursal atau dibebaskan. Yakni, takbir yang tidak terbatas setelah salat, bisa dilakukan di setiap kondisi, termasuk takbir Idulfitri. Bisa dikumandangkan di mana saja, di rumah, jalan, masjid, pasar atau tempat lainnya.
 

5. Makan sebelum berangkat salat Idulfitri

Berbeda dengan salat Idul Adha yang disunahkan makan setelahnya, salat Idulfitri disunahkan makan sebelumnya.
 
Nabi menganjurkan yang di makan adalah kurma dalam hitungan ganjil, bisa satu butir, tiga butir dan seterusnya. Makruh hukumnya meninggalkan anjuran makan ini sebagaimana dikutip al-Imam al-Nawawi dari kitab al-Umm. 
 
 

6. Berjalan kaki menuju tempat salat

Berjalan kaki menuju tempat salat Id hukumnya sunah. Hal ini berdasarkan ucapan Sayyidina Ali: 
 
“Termasuk sunah Nabi SAW adalah keluar menuju tempat salat Id dengan berjalan.” (HR. al-Tirmidzi dan sebagai hadis Hasan). 
 
Bagi yang tidak mampu berjalan kaki seperti orang tua, dan lain sebagainya diperbolehkan untuk menaiki kendaraan. Demikian pula kepulangan dari salat Id dilakukan dengan tidak berjalan kaki. 
 

7. Membedakan rute menuju dan pulang dari tempat salat Id

Berdasarkan hadis riwayat Bukhari, rute perjalanan pergi dan pulangdari tempat salat Id hendaknya berbeda, dianjurkan rute keberangkatan lebih panjang dari pada jalan pulang. 
 
Sebagaimana ditegaskan Imam Nawawi dalam kitab Riyadl al-Shalihin agar memperbanyak pahala menuju tempa ibadah. Anjuran ini juga berlaku saat perjalanan haji, membesuk orang sakit dan ibadah lainnya.
 

8. Berhias diri

Syekh Zakariyya al-Anshari dalam Asna al-Mathalib, Idulfitri adalah waktunya berhias dan berpenampilan sebaik mungkin, namun tidak berlebihan untuk menampakkan kebahagiaan di hari yang penuh berkah.
 
Berhias di sini yakni, membersihkan badan, memotong kuku, memakai wewangian terbaik dan pakaian terbaik. Lebih utama memakai pakaian putih, kecuali bila selain putih ada yang lebih bagus, maka lebih utama mengenakan pakaian yang paling bagus, semisal baju baru. 
 

9. Memberi ucapan selamat atau Tahniah

Memberi ucapan selamat atau tahniah sangat dianjurkan. Yakni, Bertujuan untuk saling memberikan selamat atas kebahagiaan yang diraih saat hari raya.
 
9 Hal yang Dianjurkan Saat Idulfitri
 
Salah satu contoh redaksi ucapannya, "Taqabbala Allâhu Minnâ wa Minkum", "Kullu ‘Amin wa Antum bi Khair", "Selamat Hari Raya Idulfitri", "Minal Aidin wal Faizin", "Mohon Maaf Lahir Batin", dan lain sebagainya. 
 
Pada prinsipnya, setiap kata yang ditradisikan sebagai ucapan selamat dalam momen hari raya, maka sudah bisa mendapatkan kesunahan tahniah. Bahkan, Syekh Ali Syibramalisi menegaskan, tahniah juga bisa diwujudkan dalam bentuk saling bersalam-salaman.
 
Artikel ini telah tayang di Oase.id denga judul: 9 Hal yang Dianjurkan untuk Dilakukan Saat Idulfitri
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif