stri Wiji Thukul ketika bercerita tentang hilangnya WIji Thukul (Foto: Media Indonesia)
stri Wiji Thukul ketika bercerita tentang hilangnya WIji Thukul (Foto: Media Indonesia)

TNI Bantah Jadi Dalang Pembunuhan Wiji Thukul

Golda Eksa • 19 Maret 2016 05:07
medcom.id, Jakarta: Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen Sabrar Fadhilah membantah informasi di media sosial yang menyebut TNI sebagai dalang pembunuhan aktivis Wiji Thukul.
 
"Informasi di media sosial itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Saya sebenarnya enggan berkomentar soal berita di sosial media, apalagi sampai menyebut TNI," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (18/3/2016).
 
Menurut dia, pihak yang seharusnya diminta penjelasan seputar informasi kematian Wiji Thukul di dunia maya itu adalah pemilik akun yang telah menyebarkan berita bohong dan bukan aparat militer.

Da menjelaskan, tayangan di salah satu stasiun televisi di Timor Leste tentang pemberian penghargaan kepada Fitri Nganthi Wani, putri Wiji Thukul, tidak memuat materi terkait penyebab kematian dan teknik merakit bom.
 
"Pemberitaan soal pemberian penghargaan itu memang benar ada. Tapi, soal merakit bom dan menyebut ABRI membom Wiji itu tidak benar. Tidak ada pemberitaan soal itu," terang dia.
 
Sebelumnya, fakta baru soal penyair sekaligus aktivis Widji Widodo dikuak Timor Leste. Oleh negara pecahan Indonesia itu, Widji disebut sebagai pemasok dan perakit bom untuk tentara Timor Leste.
 
Kabar tersebut menyebar melalui nukilan unggahan dari akun media pertemanan terseleksi, Path. Akun Ndoro Kakung menyebut, Timor Leste memberikan penghargaan untuk aktivis yang dikenal dengan nama Widji Thukul itu. Thukul dianggap pahlawan karena telah memasok bom ke tentara Timor Leste. Sayangnya, Thukul tewas dalam serangan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (TNI/Polri).
 
Penghargaan tertinggi itu diberikan Xanana Gusmao pada putri Thukul, Fitri Nganti Wani. Penyerahan penghargaan disiarkan melalui televisi TVTL.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(Des)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>