Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Susanto
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Susanto

Papua dan Papua Barat Jadi Prioritas Kemenko PMK

Nasional menko pmk
Cindy • 01 November 2019 09:58
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy akan memprioritaskan wilayah Papua dan Papua Barat. Muhadjir bahkan akan meminta kementerian terkait membantu masalah sosial di sana.
 
"Kita nanti akan bersama-sama bikin desk Papua dan Papua Barat," kata Muhadjir di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat, 1 November 2019.
 
Papua dan Papua Barat jadi daerah prioritas berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo. Presiden meminta seluruh kementerian di bawah Kemenko PMK untuk memperhatikan provinsi yang tergolong wilayah tertinggal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya bilang harus mengintervensi di berbagai wilayah itu, termasuk Papua dan Papua Barat," katanya.
 
Muhadjir mengatakan pemberdayaan sosial di wilayah Papua dan Papua Barat tidak bisa disamakan dengan provinsi lain. Papua dan Papua Barat harus mendapat perhatian lebih.
 
"Papua dan Papua Barat membutuhkan kapital yang berlipat harus lehih besar dibanding wilayah biasa. Jadi itu tak mungkin kita serahkan penyelesaian secara reguler," ucapnya.
 
Kemenko PMK tak bisa sendiri untuk mewujudkan program tersebut. Muhadjir meminta seluruh instansi terkait untuk menyelesaikan masalah sosial di 'Bumi Cendrawasih' bersama-sama.
 
"Kita sama-sama keroyok Bersama agar percepatan penyelesaian masalah di wilayah Papua bisa segera selesai," kata Muhadjir.
 
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memimpin rapat konsolidasi dengan beberapa kementerian di bawahnya. Dalam rapat itu hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menpora Zainuddin Amali, Menteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menag Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif