AirAsia
AirAsia

AirAsia yang Hilang Sudah Terbang 23 Ribu Jam

Tri Kurniawan • 28 Desember 2014 19:18
medcom.id, Jakarta: Pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ8501 hilang kontak dengan air traffic control (ATC). Pesawat tersebut menjalani penerbangan rute dari Surabaya ke Singapura.
 
Senior Konsultan Komunikasi Airbus dari Maverick, Ameer Brontoari mengatakan, pesawat tersebut memiliki manufacturer serial number 3648, terdaftar sebagai PK-AXC dan diserahkan kepada AirAsia dari lini produksi Airbus pada Oktober 2008.
 
"Pesawat tersebut digerakkan oleh mesin CFM 56-5B dan telah melakukan penerbangan sebanyak 23.000 jam dalam 13.600 penerbangan," kata dia, Minggu (28/12/2014).

Sesuai dengan kesepakatan internasional ICAO Annex 13, lanjutnya, Airbus akan memberikan bantuan penuh kepada otoritas investigasi keselamatan Prancis, BEA, dan kepada para pihak yang berwenang terhadap investigasi tersebut.
 
Airbus A320-200 adalah pesawat bermesin ganda dengan lorong tunggal (single-aisle) yang dapat menampung 180 tempat duduk penumpang dengan konfigurasi satu kelas.
 
A320 pertama mulai dioperasikan pada Maret 1988. Hingga akhir November 2014, lebih dari 6.000 pesawat dari keluarga A320 dioperasikan oleh lebih dari 300 operator di seluruh dunia.
 
"Hingga saat ini, seluruh armada telah mengumpulkan lebih dari 154 juta jam terbang dari 85 juta penerbangan," paparnya.
 
Airbus akan memberikan informasi faktual lebih lanjut begitu tersedia dengan rincian yang telah dikonfirmasi dan disetujui oleh pihak-pihak yang berwenang.
 
"Manajemen dan staf Airbus ikut berdoa demi keselamatan semua penumpang dan awak penerbangan QZ8501 beserta keluarganya," tukasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan