Jakarta: Prosedur observasi kru Kapal World Dream dan Diamond Princess di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, sama dengan penanganan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan. Peserta observasi bakal diperiksa dua kali sehari.
"Pemeriksaan dilakukan setiap 12 jam, seusai makan pagi dan setelah makan malam," beber juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Acmad Yurianto, di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Rabu, 4 Maret 2020.
Yurianto menuturkan 188 kru World Dream tidak ada keluhan signifikan mengarah ke gejala flu berat mirip gejala infeksi covid-19. Suhu tubuh tertinggi 37,2 derajat Celsius.
(Baca: 1 Kru Diamond Princess Batal Dipindah ke Pulau Sebaru)
"Tetapi sekarang sudah turun. Mungkin sempat dehidrasi," beber dia.
Dia berharap hasil tes pada akhir masa observasi 14 hari mendatang tetap negatif. Sehingga para kru dapat kembali ke keluarga masing-masing tanpa perlu kekhawatiran.
Para pekerja kapal pesiar World Dream memulai proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulaun Seribu sejak Jumat, 28 Februari 2020. Sementara, 68 kru Kapal Diamond Princess baru dipindahkan ke Pulau Sebaru Kecil untuk observasi hari ini, Rabu, 4 Maret 2020.
Jakarta: Prosedur observasi kru Kapal World Dream dan Diamond Princess di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, sama dengan penanganan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan. Peserta observasi bakal diperiksa dua kali sehari.
"Pemeriksaan dilakukan setiap 12 jam, seusai makan pagi dan setelah makan malam," beber juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Acmad Yurianto, di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Rabu, 4 Maret 2020.
Yurianto menuturkan 188 kru World Dream tidak ada keluhan signifikan mengarah ke gejala flu berat mirip gejala infeksi covid-19. Suhu tubuh tertinggi 37,2 derajat Celsius.
(Baca:
1 Kru Diamond Princess Batal Dipindah ke Pulau Sebaru)
"Tetapi sekarang sudah turun. Mungkin sempat dehidrasi," beber dia.
Dia berharap hasil tes pada akhir masa observasi 14 hari mendatang tetap negatif. Sehingga para kru dapat kembali ke keluarga masing-masing tanpa perlu kekhawatiran.
Para pekerja kapal pesiar World Dream memulai proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulaun Seribu sejak Jumat, 28 Februari 2020. Sementara, 68 kru Kapal Diamond Princess baru dipindahkan ke Pulau Sebaru Kecil untuk observasi hari ini, Rabu, 4 Maret 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)