Ilustrasi vaksin covid-19. Medcom.id
Ilustrasi vaksin covid-19. Medcom.id

BPOM Tak Lepas Tangan Awasi Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona vaksin covid-19
Sri Yanti Nainggolan • 15 Oktober 2020 16:39
Jakarta: Direktur Registrasi Obat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lucia Rizka Andalusia menyebut pemberian vaksin covid-19 (korona) di Indonesia bersifat darurat. Meski begitu, pihaknya tetap mengawasi khasiat vaksin.
 
"Karena semua obat dan vaksin yang akan digunakan masih dalam penanganan (uji coba)," kata Lucia dalam diskusi daring, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Kondisi ini bernama Emergency Use Authorization (EUA). Lucia menyebut pengawasan sesuai Peraturan BPOM Nomor 27 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan BPOM Nomor 24 Tahun 2017 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat terhadap Vaksin dan Obat untuk Penanganan Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Vaksin atau obat berdasarkan EUA harus didukung bukti keamanan, khasiat, dan mutu yang memadai sehingga dapat digunakan. Namun, tetap harus dilakukan pemantauan khasiat dalam populasi yang lebih besar dan keamanan yang lebih ketat.
 
"BPOM sangat berhati-hati dalam percepatan ketersediaan obat dan kepastian dalam akses terhadap vaksin ini," ujar dia.
 
Lucia mengungkapkan BPOM terus mengawasi penyaluran dan peredaran sejak vaksin atau obat masuk dari luar negeri. Proses produksi di industri farmasi dan distribusi oleh pedagang besar dan sarana pelayanan kefarmasian juga tetap dipantau.
 
Pengawasan juga dilakukan melalui evaluasi pelaporan efek samping obat, realisasi importasi produk, produksi, dan distribusi obat yang disampaikan pada BPOM secara berkala oleh industri farmasi.
 
(Baca: BPOM Inspeksi 3 Produsen Vaksin Covid-19 di Tiongkok)
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif