Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (kiri) berbincang dengan sejumlah peserta pelatihan jurusan manajemen bisnis sekretaris di Semarang. ANT/Aji Setyawan.
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (kiri) berbincang dengan sejumlah peserta pelatihan jurusan manajemen bisnis sekretaris di Semarang. ANT/Aji Setyawan.

UMP 2019 Naik 8,03 Persen

Nasional upah berita kemenaker
Yogi Bayu Aji • 16 Oktober 2018 18:50
Jakarta: Pemerintah menaikkan upah minimum provinsi (UMP) pada 2019 menjadi 8,03 persen. Kebijakan diambil atas dasar dinamika sektor ekonomi.
 
"Alhamdulillah, tahun depan naik 8,03 persen," kata Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Oktober 2018.
 
Menurut dia, keputusan ini diambil berdasarkan data-data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS). Data ini meliputi inflasi 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,15 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan data ini sudah disampaikan kepada gubernur seluruh Indonesia. Kepala daerah pun wajib menetapkan UMP per 1 November tahun ini.
 
"Oleh karena itu, tentu saja kami minta semua gubernur segera memproses penetapan UMP 2019 sesuai PP 78 (Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan)," ucapnya.
 
Lebih lanjut, Hanif menilai dunia usaha dan serikat pekerja sudah memprediksi kenaikan UMP ini. Mereka bisa mengkalkulasi kenaikan UMP dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
 
"Enggak perlu demo, enggak perlu ramai-ramai, enggak perlu ribut terus," katanya.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif