Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

PPKM Kembali Diperpanjang Hingga 6 Juni

Insi Nantika Jelita • 23 Mei 2022 22:47
Jakarta: Pemerintah masih memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga Senin, 6 Juni 2022. Pengaturan PPKM Jawa Bali tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 26 Tahun 2022, sedangkan untuk pengaturan PPKM luar Jawa-Bali tertuang dalam Inmendagri Nomor 27 Tahun 2022.
 
"PPKM masih diperpanjang. Jam operasional restoran dilonggarkan jam bukanya," ujar Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA kepada wartawan, Senin, 23 Mei 2022.
 
Khusus pengaturan PPKM di Luar Jawa Bali, ada penambahan jam operasional restoran dan kafe yang mulai beroperasi pada malam hari. Untuk daerah PPKM level 1, restoran dan kafe dapat beroperasi hingga pukul 02.00 waktu setempat dengan kapasitas 100 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, untuk daerah yang berada di level 2, dapat beroperasi sampai pukul 02.00 dengan kapasitas 75 persen. Daerah dengan status level 3 dapat beroperasi hingga pukul 00.00 dengan kapasitas pengunjung 25 persen.
 
"Pelonggaran masker yang diberikan pemerintah tidak perlu menjadi euforia, melainkan tetap menjadi warning bagi kita semua untuk terus waspada," tegas dia.
 
Baca: Satgas: PPKM Masih Relevan Meski Covid-19 Terkendali
 
Kemudian, jumlah daerah yang berada di level 1 di Jawa-Bali mengalami peningkatan, dari semula 11 daerah menjadi 41. Daerah dengan PPKM level 2 mengalami penurunan dari yang semula 116 menjadi 86. Kemudian, daerah PPKM Level 3 tetap berjumlah 1, yakni Kabupaten Pemekasan. Tidak ada daerah berstatus PPKM level 4.
 
Perpanjangan PPKM di Luar Jawa Bali juga memiliki kondisi yang sama, yaitu naiknya jumlah daerah yang berada di level 1 dari yang semula 88 daerah menjadi 170 daerah. Sedangkan, daerah PPKM level 2 menurun, dari semula 276 menjadi 196. Jumlah daerah PPKM level 3 juga turun, dari 22 menjadi 20.
 
"Kita terus berharap agar kondisi ini tetap terus berlanjut, walaupun pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker," ungkap dia.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif