Ilustrasi mudik dengan sepeda motor. Dok MI
Ilustrasi mudik dengan sepeda motor. Dok MI

Catat! Ini Syarat Terbaru Mudik Lebaran 2022

Nasional Mudik Lebaran Lebaran 2022 Ramadan 2022
Rendy Renuki H • 25 April 2022 16:43
Jakarta: Pemerintah mengizinkan masyarakat melakukan kegiatan mudik lebaran 2022. Namun, tetap ada syarat dari pemerintah yang harus ditaati masyarakat saat melakukan mudik.
 
Aturan terbaru soal mudik lebaran 2022 yang masuk kategori pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) pun telah dikeluarkan pemerintah.
 
Aturan itu tertuang dalam addendum Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 16/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemberlakuan aturan pun menyasar semua moda transportasi mudik. Seperti kendaraan pribadi dan umum, penyeberangan, hingga kereta api.
 
Puncak arus mudik Lebaran 2022 diperkirakan akan terjadi pada 28-30 April 2022. Pemerintah pun mengimbau para pelaku perjalanan agar melakukan mudik sebelum tanggal tersebut.

Syarat terbaru Mudik Lebaran 2022:

1. Pelaku perjalanan dalam negeri yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) TIDAK WAJIB menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen
 
2. Pelaku perjalanan dalam negeri yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua WAJIB menunjukkan hasil negatif.
  • Hasil rapid test antigen dengan sampel diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau
  • Hasil tes RT-PCR dengan sampel diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

3. Pelaku perjalanan dalam negeri yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama WAJIB menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.
 
4. Pelaku perjalanan dalam negeri dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi WAJIB menunjukan:
  • Hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan
  • Surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi covid-19.

5. Pelaku perjalanan dalam negeri dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Namun, wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
 
6. Pelaku perjalanan dalam negeri dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, namun wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif