Rais Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Rais Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Jabat Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar Siap Mundur dari MUI

Kautsar Widya Prabowo • 12 Januari 2022 18:41
Jakarta: Rais Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar memastikan siap mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Meski tidak ada aturan yang melarang rais aam merangkap jabatan.
 
"Jangankan ketua umum MUI diminta melepaskan, di rais aam pun kalau dimintakan saya lepas kalau itu permintaan. Kami buat gampang," ujar Miftachul di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu, 12 Januari 2022.  
 
Miftachul menekankan dua jabatan yang ia emban merupakan permintaan. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Syuriyah PBNU atau pimpinan tertinggi untuk memutuskan.

"Karena sama-sama tidak melanggar AD ART, aturan yang ada. Tinggal kita menimbang, mana yang lebih maslahat, lebih manfaat, lebih berguna," tutur dia.
 
Miftachul menilai perlu ada penataan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) terkait rangkap jabatan. Ia khawatir persoalan ini berbuntut panjang hingga kepengurusan tingkat bawah.
 
"Tapi kalau saya tetap seperti itu. Samina wathona," tutur dia.
 
Baca: Jadi Pengurus PBNU, Alissa Wahid Pegang Kendali Urusan Hubungan Internasional
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan