Ilustrasi covid-19/Unsplash
Ilustrasi covid-19/Unsplash

Kemenkes Masih Meneliti Tiga Varian Covid-19 Kebal Vaksin

Fachri Audhia Hafiez • 13 September 2021 21:46
Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terus memantau perkembangan penularan covid-19 varian Lambda, Mu, dan C.1.2. Ketiga varian itu diduga memiliki resistensi atau kebal terhadap vaksin.
 
"Memang sedang dalam penelitian bagaimana perilakunya, laju penularannya, dan apakah mereka bisa menghindar dari antibodi yang terbentuk secara natural maupun vaksinasi. Sampai sekarang memang belum ada hasil riset pasti," ujar Budi melalui konferensi televideo, Senin, 13 September 2021.
 
Budi menguraikan varian Lambda atau C.37 pertama kali ditemukan di Peru. Varian ini sudah tersebar ke 42 negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kasus Positif dan Kematian Akibat Covid-19 Disebut Turun Drastis
 
Varian Mu atau B.1.621 pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari 2021. Sedangkan, varian paling anyar C.1.2 ditemukan perdana di Afrika Selatan pada Mei 2021.
 
"Varian C.1.2 sekarang sudah menyebar ke 9 negara," ucap Budi.
 
Lambda dan Mu, kata Budi, sudah dimasukkan kategori Variant of Interest (VoI) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sementara itu, Indonesia dipastikan tetap memperketat penularan di setiap pintu masuk negara mencegah serbuan ketiga varian itu.
 
"Kita pantau dengan ketat, dan kita jaga agar sebisa mungkin tidak masuk ke wilayah Indonesia," tegas Budi.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif