Oknum di pelabuhan memungut pungli ke penumpang yang tidak punya surat tes Covid-19. (foto: twitter)
Oknum di pelabuhan memungut pungli ke penumpang yang tidak punya surat tes Covid-19. (foto: twitter)

Viral Pungli Petugas Pelabuhan, Tak Punya Hasil Tes Covid-19 Bayar Rp100 Ribu

Nasional pungutan liar PPKM Darurat Penyekatan PPKM Darurat
Adri Prima • 15 Juli 2021 10:01
Jakarta: PPKM Darurat menjadi ajang pungutan liar (pungli) bagi beberapa oknum. Seperti yang kita tahu, sejak diberlakukannya PPKM Darurat, mobilitas masyarakat begitu diperketat.
 
Untuk pergi ke luar kota dengan menggunakan transportasi umum harus membawa dokumen hasil tes Covid-19 hingga sertifikat vaksin. 
 
Namun begitu, pada kenyataannya dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan perjalanan tersebut malah jadi lumbung mencari uang untuk sebgaian oknum. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baru-baru ini, viral video petugas pelabuhan yang memungut pungli kepada penumpang bus yang tidak membawa surat hasil tes Covid-19. 
 
Berdasarkan video yang diunggah oleh akun Twitter @MazByan, insiden itu terjadi di sebuah bus yang akan menyeberang dari pelabuhan Bakauheni menuju pelabuhan Merak. 
 
 
Dalam video tersebut, si perekam dengan jelas bertanya kepada petugas yang sedang memungut pungli tentang biaya yang harus dibayar jika tidak memiliki dokumen Antigen. 
 
"Pak yang nggak ada antigen bayar berapa?" tanya wanita yang merekam video.
 
Sang petugas pun dengan tegas menjawab; "Seratus (Rp100 ribu)."
 
"Diminta siapa? Jadi nggak perlu rapid (antigen) ya, langsung bayar aja ya," lanjut si perekam video. 
 
Sontak saja, kejadian ini langsung dibanjiri oleh komentar warganet. 
 
"Sangat Indonesia," tulis Son**.
 
"Viralkan dan laporkan," timpal @wong***
 
"kalo ga gini bukan Indonesia.... munafik dan korupsi adalah budaya luhur yang harus dilestarikan," sindir @dwin***.
 
"Percuma donk ada PPKM darurat kalo diloss kan begini asal bayar 100rb,,, dia oknum yg cari untung pribadi, masyarakat banyak dirugikan, karena covid semakin menyebar & merajalela," kesal @vania***.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif