Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Yohana Yembise. (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Yohana Yembise. (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

Rumah Ibadah Didorong Berperan Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Faisal Abdalla • 30 Agustus 2019 06:39
Kepulauan Tanimbar: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Yohana Yembise ingin rumah-rumah ibadah turut berperan dalam program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Hal ini ia sampaikan saat sosialisasi di Gereja Ebenhaezer, Saumlaki, Kepulauam Tanimbar, Provinsi Maluku. 
 
"Saya mohon bantuan dari gereja juga, karena gereja punya jemaat. Bukan hanya gereja, tapi semua tempat ibadah dari berbagai agama, saya sampaikan untuk membantu kami pemerintah dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," kata Yohana, Kamis, 29 Agustus 2019. 
 
Yohana ingin semua tempat ibadah menyandang predikat layak anak. Dia menegaskan kementeriannya siap mendampingi rumah-rumah ibadah untuk mewujudkan hal tersebut. 

Dia kembali mengungkapkan bahwa Indonesia ditargetkan bebas dari kekerasan perempuan dan anak pada 2030. Peran serta Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan. 
 
"Ada panduan-panduan yang sudah dibuat oleh gereja-gereja didampingi Kementerian kami, sehingga suatu saat gereja dan rumah ibadah lainnya bisa mendukung pemerintah untuk melindungi anak-anak, hak-hak mereka, dan juga tumbuh kembang anak," ujarnya. 
 
Deputi Partisipasi Masyarakat KemenPPPA Indra Gunawan menyebut rumah-rumah ibadah memiliki peran penting dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini merupakan bagian dari pelibatan masyarakat dan tokoh-tokoh agama dalam upaya pencegahan kekerasan.
 
KemenPPPA, kata Indra, sudah menerapkan program rumah ibadah layak anak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Ke depan dia berharap semakin banyak rumah-rumah ibadah yang berpartisipasi mengikuti program ini. 
 
Lebih jauh dia mengatakan KemenPPPA memiliki berbagai program dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Salah satunya program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat. 
 
"Kami berharap forum ini menjadi langkah awal kita dan ke depan gereja ataupun rumah ibadah lainya punya peran besar khususnya dalam pembinaan umat dalam upaya pencegahan kekerasan baik anak maupun perempuan," tuturnya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>