medcom.id, Jakarta: Azrul Azwar, mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), berpulang setelah sembilan tahun melawan kanker hati. Rencana transplantasi hati yang akan dilakukan dalam dua minggu ke depan kandas, sebab Sang Khalik telah memanggilnya.
"Ketahuan Hepatitis C itu sejak 2005, tapi selama ini beliau tetap beraktivitas biasa," ujar Aidil Nusantara, anak pertama Azrul di rumah duka Jalan Cisanggiri V, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Diceritakan Aidil, ayahnya sudah berkeliling hingga Tiongkok untuk menemukan rumah sakit tempat melakukan transplantasi, namun kesulitan. Hingga akhirnya, operasi akan dilaksanakan di Jakarta dengan membawa dokter dari Jepang, dr. Tanaka.
"Transplantasi hatinya rencana akan diambil dari adik saya yang kedua," tambahnya.
Namun, dalam masa menunggu operasi transplantasi itu, mantan Ketua Kwarnas Pramuka itu justru sering sakit seperti batuk, sehingga harus bolak balik masuk rumah sakit untuk membuat kondisi terus fit. Terakhir, pada Senin (31/3/2014) Azrul kembali dibawa ke RSCM. Tapi, dia mengembuskan napas terakhir pada Selasa (1/4/2014) sore.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, hari ini pukul 14.00 WIB. Sebelum dimakamkan, jenazah akan mendapatkan upacara penghormatan terlebih dahulu di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, dan di Gedung Kwarnas Pramuka.
medcom.id, Jakarta: Azrul Azwar, mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), berpulang setelah sembilan tahun melawan kanker hati. Rencana transplantasi hati yang akan dilakukan dalam dua minggu ke depan kandas, sebab Sang Khalik telah memanggilnya.
"Ketahuan Hepatitis C itu sejak 2005, tapi selama ini beliau tetap beraktivitas biasa," ujar Aidil Nusantara, anak pertama Azrul di rumah duka Jalan Cisanggiri V, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Diceritakan Aidil, ayahnya sudah berkeliling hingga Tiongkok untuk menemukan rumah sakit tempat melakukan transplantasi, namun kesulitan. Hingga akhirnya, operasi akan dilaksanakan di Jakarta dengan membawa dokter dari Jepang, dr. Tanaka.
"Transplantasi hatinya rencana akan diambil dari adik saya yang kedua," tambahnya.
Namun, dalam masa menunggu operasi transplantasi itu, mantan Ketua Kwarnas Pramuka itu justru sering sakit seperti batuk, sehingga harus bolak balik masuk rumah sakit untuk membuat kondisi terus fit. Terakhir, pada Senin (31/3/2014) Azrul kembali dibawa ke RSCM. Tapi, dia mengembuskan napas terakhir pada Selasa (1/4/2014) sore.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, hari ini pukul 14.00 WIB. Sebelum dimakamkan, jenazah akan mendapatkan upacara penghormatan terlebih dahulu di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, dan di Gedung Kwarnas Pramuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)