medcom.id, Jakarta: Perdana Menteri Australia Julie Bishop langsung berkoordinasi dengan duta besar Indonesia di Australia Najib Riphat Kesoema untuk mengklarifikasi kabar pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak. Dia mencoba mencari info detil.
Dikabarkan AAP, kedutaan besar Australia di Jakarta, dan duta besar di Indonesia dan Australia di Singapura, juga berkoodrinasi dengan otoritas setempat, untuk menyikapi masalah penerbangan ini.
Berdasarkan manifest penumpang yang dirilis, tak ada catatan warga Australia ada dalam pesawat tersebut. Penumpang dan kru pesawat terdiri dari seorang berkebangsaan Singapura, seorang warga Malaysia, satu warga Prancis, tiga warga Korea Selatan, dan 156 penumpang asal Indonesia.
Di Twitter, Perdana Menteri Singapura, Lhe Hsien Loong, juga mengabarkan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi antar pemerintah. Melalui akun @leehsienloong, ia me-mention akun Presiden Indonesia @jokowi_do2. Dia menulis bahwa pihaknya sudah mengontak Presiden Jokowi, untuk menawarkan bantuan pesawat RSAF C-130 untuk pencarian pesawat AirAsia yang hilang.
"Called Pres @jokowi_do2 to offer help. Two RSAF C-130 search & locate aircrafts are on standby. Our ministers will follow up. - LHL #QZ8501," katanya.
Lee juga mengungkapkan simpatinya, setelah mendengar kabar bahwa pesawat AirAsia hilang kontak pagi tadi.
"Saddened to hear of missing flight #QZ8501. My thoughts are with the passengers and their families," tulisnya.
medcom.id, Jakarta: Perdana Menteri Australia Julie Bishop langsung berkoordinasi dengan duta besar Indonesia di Australia Najib Riphat Kesoema untuk mengklarifikasi kabar pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak. Dia mencoba mencari info detil.
Dikabarkan
AAP, kedutaan besar Australia di Jakarta, dan duta besar di Indonesia dan Australia di Singapura, juga berkoodrinasi dengan otoritas setempat, untuk menyikapi masalah penerbangan ini.
Berdasarkan manifest penumpang yang dirilis, tak ada catatan warga Australia ada dalam pesawat tersebut. Penumpang dan kru pesawat terdiri dari seorang berkebangsaan Singapura, seorang warga Malaysia, satu warga Prancis, tiga warga Korea Selatan, dan 156 penumpang asal Indonesia.
Di Twitter, Perdana Menteri Singapura, Lhe Hsien Loong, juga mengabarkan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi antar pemerintah. Melalui akun @leehsienloong, ia me-
mention akun Presiden Indonesia @jokowi_do2. Dia menulis bahwa pihaknya sudah mengontak Presiden Jokowi, untuk menawarkan bantuan pesawat RSAF C-130 untuk pencarian pesawat AirAsia yang hilang.
"Called Pres @jokowi_do2 to offer help. Two RSAF C-130 search & locate aircrafts are on standby. Our ministers will follow up. - LHL #QZ8501," katanya.
Lee juga mengungkapkan simpatinya, setelah mendengar kabar bahwa pesawat AirAsia hilang kontak pagi tadi.
"Saddened to hear of missing flight #QZ8501. My thoughts are with the passengers and their families," tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIT)