AirAsia-- AP/Wong Maye
AirAsia-- AP/Wong Maye

AirNav Duga Kapten Irianto Ingin Hemat Bahan Bakar

Meilikhah • 29 Desember 2014 16:17
medcom.id, Jakarta: Direktur Safety and Standard AirNav Indonesia, Wisnu Darjono menilai, permintaan Kapten Irianto untuk menaikkan ketinggian penerbangan adalah wajar.
 
Ada beberapa kemungkinan alasan pilot pesawat AirAsia QZ8501 itu meminta menambah ketinggian kepada otoritas penerbangan.
 
"Pesawat tidak pernah menyatakan meminta naik ketinggian karena pertimbangan cuaca. Request high level dan itu wajar," kata Wisnu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (29/13/2014).

Wisnu menduga Kapten Irianto minta ketinggian dinaikkan dari 32 ribu kaki ke 38 ribu kaki karena ingin menghemat bahan bakar.
 
"Biasanya, pesawat meminta menambah ketinggian itu karena mendekati economic level, ketinggian paling ekonomis dalam penggunaan bahan bakar," katanya.
 
Ia menjelaskan, semakin tinggi berada pada economic level maka penghematan bahan bakar akan semakin besar. Begitu sebaliknya, semakin rendah pesawat diterbangkan, akan makin jauh dari economic level yang diinginkan.
 
Permintaan menambah ketinggian, lanjut dia, hanya akan dikabulkan jika arus penerbangan normal dan tidak berpotensi mengganggu lalu lintas pesawat lainnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan