medcom.id, Solo: Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) belum bersedia bicara gamblang soal rencana pembentukan kabinet dan orang-orang yang dibutuhkan untuk mengisi pos-pos strategis dalam duet pemerintahan dengan Jusuf Kalla.
Pasalnya, kompetitor pasangan Jokowi-JK, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa masih mengajukan persengkataan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 ke Mahkamah Konstitusi ( MK ).
"Nanti, nantilah. Kan sekarang masih proses di MK," terang Jokowi saat mampir di kantor DPC PDIP Kota Solo, Kamis (31/7/2014).
Menurut mantan Wali Kota Surakarta itu,dirinya masih menunggu keputusan MK pada 22 Agustus yang menyidangkan perkaran gugatan Prabowo - Hatta. Jika semua sudah jelas, baru akan ada identifikasi dan pemetaan. "Jadi nanti saja ya," imbuhnya sembari tersenyum.
Lalu, apakah kabinet ke depan akan mengedepankan kabinet ahli, jawaban Jokowi tetap sama. "Nanti ya," pungkasnya.
medcom.id, Solo: Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) belum bersedia bicara gamblang soal rencana pembentukan kabinet dan orang-orang yang dibutuhkan untuk mengisi pos-pos strategis dalam duet pemerintahan dengan Jusuf Kalla.
Pasalnya, kompetitor pasangan Jokowi-JK, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa masih mengajukan persengkataan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 ke Mahkamah Konstitusi ( MK ).
"Nanti, nantilah. Kan sekarang masih proses di MK," terang Jokowi saat mampir di kantor DPC PDIP Kota Solo, Kamis (31/7/2014).
Menurut mantan Wali Kota Surakarta itu,dirinya masih menunggu keputusan MK pada 22 Agustus yang menyidangkan perkaran gugatan Prabowo - Hatta. Jika semua sudah jelas, baru akan ada identifikasi dan pemetaan. "Jadi nanti saja ya," imbuhnya sembari tersenyum.
Lalu, apakah kabinet ke depan akan mengedepankan kabinet ahli, jawaban Jokowi tetap sama. "Nanti ya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(HNR)