Jakarta: Penggalangan donasi menjadi salah satu fokus utama dalam rangkaian perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat total donasi yang berhasil dihimpun dari partisipasi masyarakat mencapai Rp3,6 miliar.
Dana tersebut akan disalurkan untuk membantu warga terdampak bencana di Sumatera dan sejumlah daerah lain di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, donasi tersebut terkumpul hingga Kamis, 1 Januari 2026 pukul 01.30 WIB dan sepenuhnya berasal dari kontribusi publik yang mengikuti berbagai agenda perayaan malam pergantian tahun.
"Ini merupakan kontribusi publik Jakarta, dan kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian yang ditunjukkan," ujar Pramono.
Pramono menjelaskan, penggalangan donasi dilakukan bersamaan dengan doa bersama lintas iman yang digelar di sejumlah titik perayaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta wilayah lain yang terdampak bencana.
Selain donasi dari masyarakat, Pemprov DKI Jakarta juga mengalokasikan 10 persen pendapatan Ancol untuk kepentingan kemanusiaan. Seluruh kontribusi tersebut kemudian digabungkan dalam total donasi yang dihimpun selama perayaan malam tahun baru.
Terkait mekanisme penyaluran, Pramono memastikan seluruh donasi akan dikelola dan disalurkan melalui kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Ia menambahkan, bantuan tahap awal telah disalurkan berupa dua unit instalasi air bersih serta sepuluh truk tangki air ke wilayah terdampak bencana.
"Skema ini sudah beberapa kali kami gunakan dan berjalan dengan baik," katanya.
Pramono berharap semangat partisipasi dan empati masyarakat Jakarta dapat terus terjaga, tidak hanya pada momentum pergantian tahun, tetapi juga dalam berbagai situasi kemanusiaan lainnya.
Jakarta: Penggalangan
donasi menjadi salah satu fokus utama dalam rangkaian perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat total donasi yang berhasil dihimpun dari partisipasi masyarakat mencapai Rp3,6 miliar.
Dana tersebut akan disalurkan untuk membantu warga terdampak bencana di Sumatera dan sejumlah daerah lain di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta,
Pramono Anung menyampaikan, donasi tersebut terkumpul hingga Kamis, 1 Januari 2026 pukul 01.30 WIB dan sepenuhnya berasal dari kontribusi publik yang mengikuti berbagai agenda perayaan malam pergantian tahun.
"Ini merupakan kontribusi publik Jakarta, dan kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian yang ditunjukkan," ujar Pramono.
Pramono menjelaskan, penggalangan donasi dilakukan bersamaan dengan doa bersama lintas iman yang digelar di sejumlah titik perayaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta wilayah lain yang terdampak bencana.
Selain donasi dari masyarakat, Pemprov DKI Jakarta juga mengalokasikan 10 persen pendapatan Ancol untuk kepentingan kemanusiaan. Seluruh kontribusi tersebut kemudian digabungkan dalam total donasi yang dihimpun selama perayaan malam tahun baru.
Terkait mekanisme penyaluran, Pramono memastikan seluruh donasi akan dikelola dan disalurkan melalui kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Ia menambahkan, bantuan tahap awal telah disalurkan berupa dua unit instalasi air bersih serta sepuluh truk tangki air ke wilayah terdampak bencana.
"Skema ini sudah beberapa kali kami gunakan dan berjalan dengan baik," katanya.
Pramono berharap semangat partisipasi dan empati masyarakat Jakarta dapat terus terjaga, tidak hanya pada momentum pergantian tahun, tetapi juga dalam berbagai situasi kemanusiaan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)